15 Pasang Peserta Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bogor Diumumkan

oleh -630 views

BOGOR (Lead.co.id) – Sebanyak 50 pasang peserta pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bogor 2023 telah dipilih menjadi 15 pasang sebagai finalis, di Aula Gedung DPRD Kota Bogor, Senin 7 Agustus 23. Mereka akan memasuki masa karantina selama tiga hari di salah satu hotel berbintang di kota Bogor.

“Pasanggiri Mojang Jajaja ini merupakan ajang pemilihan para pemuda duta wisata yang akan membantu Kota Bogor dalam pengembangan pariwisatanya. Karenanya figur yang diharapkan mumpuni baik secara brain, beauty juga behaviour,” urai Fitri, selaku ketua paguyuban Mojang Jajaja Kota Bogor, dalam laporannya pada acara itu.

Baca :  Mahasiswi UIKA Terpilih Jadi Mojang Kabupaten Bogor

“Para remaja dan pemuda milenial, berbeda secara mendasar dalam berkiprah berbakti kepada negerinya. Ditandai dari 100 orang peserta, sudah tidak ada lagi nama nama yang populer di era 90 an. Nama nama peserta pesanggiri ini mayoritas sudah nama yang asing terdengar di masyarakat. Namun ini justru bukti bahwa kaum milenial di kota Bogor, siap membangun kepariwisataan dengan segenap kegiatan dan pengembangan diri prestatifnya”, urai Iceu Pujiati SH. MM, Kepala Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif dalam sambutannya.

Hadir dalam acara itu adalah Bambang Trisulo (Bambi), dewan penasehat Mojang Jajaka dan Toto Sugiarto, mewakili Walikota Bogor juga Dr Kun Nurachadijat, Jajaka Pinilih Kota Bogor 1995.

Baca :  Mahasiswi UIKA Terpilih Jadi Mojang Kabupaten Bogor

“Para finalis hendaknya menjadi inspirator mental prestasi bagi masyarakat, terutama kaum sebayanya, karena itu merupakan salah satu ukuran keberhasilan pasanggiri ini” Pinta Toto dalam pengarahannya mewakili Walikota.

Sebagai mantan Mimitran Jajaka Jawa Barat 1995, Dr Kun dalam pengarahannya di acara itu mengatakan, para finalis, dalam pengembangan dirinya jangan hanya berhenti di pasanggiri ini, namun yang jauh lebih penting pengembangan kemampuan berpikir, keluwesan dalam bertindak berkepribadian berkebudayaan dan yang sangat esensi bagi Indonesia sekarang adalah pemuda pemudi yang bersikap berkebudayaan.

“Brain, beauty dan Behaviour ini harga mati yang harus terus kalian kembangkan selama hidup, sebagai konsekuensi kalian sebagai finalis moka ini. Jadilah dirimu sendiri,” tambah Dr Kun, yang juga mantan wakil ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor.