28 Tahun Menanti, Kini Adipura Kembali ke Pelukan

oleh -338 views

BOGOR (Lead.co.id) – Tepat pada hari Selasa, 28 Februari 2023 Kota Bogor pesta besar menyambut kehadiran Piala Adipura RI. “Gengsi yang amat besar karena menanti 28 tahun,” sebut Budayawan Bogor, Rd Ace Sumanta.

“Dulu Wali Kota Bogor, Ir Muhammad berturut-turut setiap tahun memperoleh piala bergengsi di Indonesia,” ujar Rd Ace Sumanta sebagai saksi hidup dan aktivis yang eksis membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam keterangannya, pada Selasa (28/2/2023).

Ace yang juga menjabat sebagai Ketua Aliansi Masyarakat Anti Rokok (AMAR) Bogor itu mengisahkan, dulu zaman pak Wali Kota Bogor, Ir Muhammad, meludah ke aspal saja dilarang, apalagi ke tembok atau ubin kantor, haram hukumnya karena membawa penyakit dan mengotori lingkungan.

Baca :  Mereka yang Ikut Berjasa

Ace merupakan Ketua Umum Yayasan Budaya Hanjuang Bodas Bogor, seorang penyair dan budayawan Bogor yang aktif dan giat mensosialisasikan banyak program melalui seni budaya, termasuk pembaca puisi di setiap daerah di Indonesia.

Terkait piala Adipura itu, kata Ace, kini berita hebat dan fenomenal itu datang kembali saat kepemimpinan Wali Kota Bogor, Bima Arya dan wakilnya, Dedie A Rachim. Suatu capaian prestasi besar melalui lingkungan hidup dan ganjaran “Bogor Berlari” dalam programnya.

Namun, Ace mengimbau agar jangan terlena dengan euforia kesuksesan. Harus tetap waspada, giat “bebersih”, aktif setiap waktu menanam kebajikan dalam kebersihan lingkungan dan pengamalan fiqih lingkungan hidup, kebersihan dan penanggulangan sampah plastik.

Menurut Ace, jika tidak salah, empat tahun zaman Wali Kota Bogor, Ir Muhammad, piala Adipura membumi di Ranah Pajajaran (Kota Bogor). Begitu sekarang datang bertandang dengan penuh perjuangan semua pihak.

Baca :  Perumda PPJ Persiapkan Penilaian Adipura di Sejumlah Pasar

Tentu, tambah dia, Pemerintah Kota Bogor khususnya Walikota Bogor Bima Arya harus mampu “Bogor Bisa” dan benar-benar giat dan memberikan apresiasi pada lembaga, organisasi, institusi maupun pribadi dan perorangan yang peduli berbuat kebajikan untuk menata, sosialisasi dan “ngajak, ngarojong, ngageuing untuk kebersihan kotana”.

Budayawan yang pernah meraih ORI (Orginal Rekord Indonesia, sebagai budayawan teraktif itu juga menambahkan bahwa, berjuang tidak boleh lelah dan bosan, bisa melalui jalur apa saja.

Untuk diketahui, pada Selasa, 28 Februari 2023, Piala Adipura diarak dan dikawal mulai pukul 13.00 melalui Jalan Pajajaran (Baranang Siang), Jalan Otista, Jalan Suryakencana, Jalan Lawang Gintung, Jalan Bondongan, Empang, Jalan Juanda, Jalan Paledang, Jembatan Merah, Jalan Merdeka, Flyover Martadinata, Simpang Air Mancur, Jalan Jend. Soedirman, menuju titik akhir Lapangan Sempur.

Baca :  Jelang Adipura, Kecamatan Bogor Tengah Larangan Berjual di Trotoar

Hal itu tentu saja akan dimanfaatkan oleh Wali Kota Bogor dengan mengundang warga Kota Bogor ke Lapangan Sempur karena akan ada apresiasi untuk semua pihak pejuang lingkungan, tenaga kebersihan, komunitas, dan lainnya.

“Kebanggan warga untuk tetap melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat. Harus disambut oleh semua pihak. Para pamong dan tokoh masyarakat, budayawan termasuk ulama dan kaum agamawan untuk terus secara dinamis kampanye agar Kota Bogor tetap eksis dan lestari,” ujar salah satu Lurah di Kota Bogor.