Site icon LEAD.co.id

Aksi Teror Tewaskan Tiga Orang di Gereja Prancis

Aksi, Terorisme, Gereja, Prancis,

Polisi berjaga di sekitar gereja Notre Dame di Nice, Prancis selatan, setelah serangan pisau terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2020. [File: AP/ Daniel Cole]

LEAD.co.id | Pemuda asal Tunisia menyerang para jamaah di gereja Prancis, pada Kamis (29/10/2020). Serangan dengan senjata pisau itu telah menewaskan tiga orang.

Serangan di kota Nice, Mediterania ini merupakan yang ketiga kalinya dalam waktu kurang dari dua bulan. Pihak berwenang Prancis mengkaitkan kejadian ini dengan ekstremis Muslim.

Associated Press (AP) melaporkan, Pelaku penyerangan terluka parah oleh polisi, dan dirawat di rumah sakit usai pembunuhan di Basilika Notre Dame. Pemerintah setempat telah meningkatkan kewaspadaan dan keamanan tingkat maksimum atas kejadian itu.

Presiden Emmanuel Macron menyatakan, akan segera meningkatkan jumlah tentara dari sekitar 3.000 menjadi 7.000, untuk melindungi sekolah dan situs keagamaan.

Jaksa penuntut anti-terorisme Prancis, Jean -Francois Ricard mengatakan, tersangka adalah seorang Tunisia yang lahir pada 1999 yang mencapai pulau Lanpedusa di Italia, titik pendaratan utama bagi para migran yang menyeberang dengan perahu dari Afrika Utara, pada 20 September dan melakukan perjalanan ke Paris pada 9 Oktober. Namun Jaksa itu tidak menyebutkan kapan dia tiba di Nice.

Serangan di Prancis kali ini terjadi di tengah polemik sengit m atas publikasi ulang karikatur Nabi Muhammad oleh surat kabar satir Charlie Hebdo.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: AP

Exit mobile version