Aliansi Organisasi Sekawan Demo Baznas Kota Bogor, Tuntut Transparansi

oleh -153 views

BOGOR (Lead.co.id) – Aliansi Organisasi Sekawan yang terdiri dari AMBB, Garuda KPP-RI, GESTUR, dan J.P.M.I Bogor Raya hari ini menggelar aksi di Kantor BAZNAS Kota Bogor dan Kantor Walikota Bogor sebagai bentuk protes atas dugaan serius dalam pengelolaan dana umat.
‎
‎Koordinator aksi, Hanif Abdullah, menegaskan bahwa BAZNAS Kota Bogor berada dalam kondisi krisis. “Kami menilai BAZNAS Kota Bogor hari ini bobrok, dengan masalah serius pada integritas, transparansi, dan independensi,” tegasnya.
‎
‎Oganisasi sekawan menyoroti dugaan pelanggaran netralitas amilin, penghimpunan dana ZIS miliaran tanpa transparansi dampak, program usaha dan ZCD yang tidak jelas manfaatnya, stagnasi penghimpunan dana sejak 2017, dugaan penyalahgunaan dana ZIS, serta operasional Klinik Ibnu Sina tanpa izin.
‎Berkas kajian telah diserahkan kepada Dewan Pengawas BAZNAS Kota Bogor. “Kami mendesak Dewan Pengawas untuk segera bersikap dan tidak hanya menjadi formalitas,” ujar Hanif.
‎
‎Ketua GESTUR, Alex, menegaskan: “Klinik Ibnu Sina ini masalah serius. Bertahun-tahun diduga tanpa izin dan itu dibenarkan Dinas Kesehatan. Ini kelalaian yang bisa membahayakan masyarakat. BAZNAS harus bertanggung jawab.”
‎Aliansi menuntut Walikota Bogor mencopot Ketua BAZNAS Kota Bogor jika terbukti lalai, menindak amilin yang melanggar netralitas, melakukan audit independen, mengusut dugaan penyalahgunaan dana, serta mengevaluasi seluruh program.
‎
‎Organisasi sekawan menegaskan, jika tidak ada tindakan tegas Dalam Waktu dekat ini, pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negri Kota Bogor, KPK dan BPK serta melanjutkan aksi hingga ke BAZNAS Pusat.
‎
‎“Dana umat adalah amanah. Jika tidak transparan, kami akan terus bergerak,” tutup Hanif.