Apresiasi PC KMHDI Bogor: Dharmashanti 2026 Tegaskan Bogor Sebagai Kota Inklusif dan Harmonis

oleh -197 views

BOGOR (Lead.co.id) – Kehangatan menyelimuti pelaksanaan Dharmashanti umat Hindu Kota Bogor yang digelar pada Sabtu (4/4/2026). Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, momentum ini menjadi panggung pembuktian kuatnya sinergi antara masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah dalam merawat nilai-nilai toleransi.

Acara yang dihadiri oleh Wali Kota Bogor beserta jajaran Ditjen Bimas Hindu dan PHDI ini menonjolkan pesan persaudaraan yang inklusif. Wali Kota Bogor dalam sambutannya mengibaratkan Dharmashanti sebagai ruang kebersamaan yang memiliki esensi serupa dengan tradisi halal bihalal—sebuah sarana untuk saling memaafkan dan memperkuat ikatan sosial di tengah keberagaman.

Kolaborasi Solid Antar Organisasi Keumatan Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari sinergi berbagai elemen. Persiapan intensif dilakukan secara bahu-membahu oleh para tetua, masyarakat umum, hingga kalangan mahasiswa. Hal ini mempertegas adanya hubungan sinergis yang mapan antar organisasi keumatan Hindu di Kota Bogor.

Baca :  Refleksi Akhir Tahun, Kota Bogor Komitmen Menuju Kota Toleran

I Made Dita Adiyanta selaku kader PC KMHDI Bogor secara khusus menyoroti keterlibatan semua sektor usia sebagai kunci utama. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam baik kepada pemerintah maupun kepada para sesepuh umat Hindu di Bogor.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang telah memberikan dukungan luar biasa, menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi kami untuk bereksplorasi. Selain itu, rasa hormat dan terima kasih kami sampaikan kepada para tetua umat Hindu di Bogor. Beliau-beliau tidak hanya membimbing, tetapi dengan tangan terbuka melibatkan kalangan mahasiswa dalam setiap proses persiapan,” ujar Adi.

Baca :  Tepis Kota Intoleran, Kota Bogor Gelar FGD Indeks Toleran

Dia menambahkan bahwa keterbukaan para tetua untuk memberikan kepercayaan kepada anak muda merupakan langkah nyata dalam regenerasi kepemimpinan di tingkat keumatan.

“Sinergitas ini melibatkan kolaborasi erat antara Banjar Bogor, WHDI, PC KMHDI Bogor, dan KMHD IPB. Hal ini membuktikan bahwa komunikasi lintas generasi dan antar organisasi di Bogor berjalan sangat harmonis dan solid,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt Ketua KMHDI Jawa Barat, I Kadek Windhu Sri Darmadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, dukungan yang diberikan pemerintah menjadi ruang penting bagi umat Hindu untuk terus berkontribusi dalam menjaga semangat kebhinekaan.

Baca :  Hari Anti Korupsi, KMHDI Bogor Ajak Jadi Penggiat Literasi Keuangan

“Dukungan Bapak Wali Kota mencerminkan komitmen bersama dalam merawat toleransi. Dharmashanti ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan refleksi bersama untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan persatuan di Kota Bogor,” tambah Windhu.

Melalui kolaborasi kolektif ini, Dharmashanti 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan harmoni sosial di Kota Bogor.

Kegiatan ini menutup rangkaian hari suci Nyepi dengan harapan baru: bahwa di bawah payung keberagaman, setiap elemen masyarakat dapat berkolaborasi tanpa sekat, menjadikan perbedaan sebagai energi untuk membangun kota yang lebih baik.