LEAD.co.id | Arab Saudi mengizinkan warganya dan penduduk kerajaan untuk melakukan sholat di Masjidil Haram di Mekah, untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan.
Melansir Al Jazeera, awal bulan ini, Arab Saudi kembali mengizinkan warganya dan warga untuk melakukan umrah di situs paling suci Islam, Mekah dan Madinah, setelah jeda tujuh bulan karena kekhawatiran virus corona.
Dengan dimulainya fase pertama pada 4 Oktober, Arab Saudi telah mengizinkan 6.000 warga dan penduduk kerajaan untuk melakukan umrah setiap hari, mewakili 30 persen dari kapasitas maksimum yang direvisi dari 20.000 jemaah yang diizinkan masuk ke Masjidil Haram setiap hari, dengan penerapan protokol kesehatan.
Mulai 1 November, kerajaan akan mengizinkan pengunjung dari negara-negara tertentu yang dianggap aman untuk melakukan umrah dengan 100 persen dari kapasitas yang direvisi, yang akan tetap berlaku sampai bahaya yang ditimbulkan oleh virus korona telah berlalu, kantor berita Saudi SPA melaporkan bulan lalu.
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Al Jazeera

