“Jika diamku syarat kecurigaan, ijinkan dengan musik kusampaikan kebenarannya,” Ardian Junaedi
PAMEKASAN (LEAD.co.id) – Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Ardian Junaedi ternyata memiliki hobi ngeband sejak di bangku sekolah.
Pria asal Lumajang ini bercerita, di masa sekolah adalah waktu paling indah mengenal hal baru tak terkecuali soal musik.
Sebab, kata dia, musik dapat mengekspresikan perasaan yang tidak dapat disampaikan dengan kata-kata.
Saat ditanya kepiawaiannya memainkan drum, Ardian mengaku mempelajarinya secara otodidak sejak di bangku SMP.
“Sejak SMP sudah suka bermain musik. Dan sering ikutan festival kala itu,” ujar pria berkacamata itu.
Bahkan, ia juga sempat membuat grup band bernama the King bersama teman-teman di kampusnya.
“Ide itu muncul ketika nongkrong bersama teman-teman yang sama-sama suka musik. Dan akhirnya kami membuat grup band bernama the King,” ujar dia.
Bersama grup bandnya itu, ia pernah meraih juara 2 festival band pada tahun 2001. “Pada 2002, saya pernah menyabet the best drum sekitar tahun 2002,” kata dia.
Selain sering ikut festival musik, ia juga sering bermain musik di cafe-cafe di Surabaya.
Lebih lanjut, Ardian mengungkapkan, kegemarannya terhadap musik terus berlanjut hingga sekarang. Ia suka main drum untuk mengisi waktu senggang, satu hobi yang susah untuk ia tinggalkan.
“Namanya juga hobi ya, sudah mendarah daging juga, susah untuk ditinggalkan,” papar Ardian.
Selain hobi bermusik, Ardian mengungkapkan, dirinya juga suka olahraga renang dan fitness. Selain untuk mengisi waktu kosong, juga untuk menjaga tubuhnya agar tetap sehat dan bugar.
“Iya, olahraga renang dan fitness,” kata Ardian.
Rekam Jejak Ardian Junaedi
Ardian Junaedi, menempuh pendidikan SD hingga SMA di tanah kelahirannya Kabupaten Lumajang, kabupaten yang berjuluk Kota Pisang.
Kemudian ia menempuh pendidikan strata satu (S1) di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya jurusan hukum. Lulus pada 2007.
Pria berdarah Sampang itu kemudian langsung mendaftar sebagai PNS di korps Adhyaksa. Pada 2008, ia pertama kalinya berseragam dan bekerja di lingkungan kejaksaan.
Pertama jadi PNS Kejaksaan ia bertugas sebagai staf di Katingan, Kalimantan Tengah.
Kemudian pada 2011 ia pindah tugas sebagai staf tata usaha (TU) di Kejaksaan Negeri Gresik.
Pada 2014, Ardian mengikuti pendidikan jaksa di Kejaksaan Agung (Kejagung) selama enam bulan.
Setelah itu, dia menjadi jaksa pertama fungsional di Kejari Kepulauan Morotai, Maluku Utara, hingga 2016.
Berkat kerja kerasnya mengabdi di korps Adhyaksa itu, ia pun dipromosikan menjadi Kasi Intel Kejari Bombana, Sulawesi Tenggara.
Terus berlanjut, pada 2018, Ardian kembali dipromosikan menjadi Kasipidum di Kejaksaan Negeri Probolinggo.
Dan pada 2020, dia menjadi kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Ambon, Banda Naira. Selama satu tahun ia menjadi Kacabjari hingga 2021.
Kemudian pada 6 September 2021 ia menjabat sebagai Kasi Intel Kejari Pamekasan hingga saat ini.

