PONTIANAK (Lead.co.id) – Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menggelar kegiatan Kuliah Umum Wawasan Kebangasaan, di Aula Lantai III Universitas Muhammadiyah Pontianak, pada Senin (14/8/2023).
Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Nilai Persatuan Berbasis Anti Intoleransi dan Radikalisme” dengan peserta mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Pontianak.
Ketua panitia, Ikram Hasrul mengatakan, sasaran penyebaran paham intoleransi dan radikalisme adalah mahasiswa, karena dianggap memiliki ilmu pengetahuan (intelektual) dengan metode penyebarannya melalui kegiatan keagamaan maupun melalui media sosial.
“Hal tersebut didukung karena pemahaman agama mahasiswa yang kurang serta mudahnya mahasiswa dalam mengakses berbagai informasi di media sosial dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada mahasiswa guna mencegah dan menangkal paham intoleransi dan radikalisme, sehingga dapat mengambil langkah dan upaya dalam mengantisipasi maupun menolak penyebarannya.
“Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agent of change (agen perubahan) untuk berkontribusi dalam pencegahan paham intoleransi dan radikalisme dengan melakukan tindakan preventif dalam menghadapi perkembangan paham tersebut di lingkungan kampus,” pungkas Ikram Hasrul.





