Site icon LEAD.co.id

Bima Arya Akan Awasi Proyek Masjid Agung

Bima Arya, Proyek Masjid Agung, Masjid Agung

Wali Kota Bogor, Bima Arya saat meninjau proyek pembangunan Masjid Agung di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, pada Sabtu, 6 November 2021

BOGOR (LEAD.co.id) – Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan akan mengawasi proyek pembangunan Masjid Agung secara intens untuk memastikan pengerjaan selesai tepat waktu.

“Saya akan awasi terus. Saya akan intens mengawasi ini bersama Dinas, bersama Camat untuk memastikan pengerjaan ini tepat waktu,” tegas Bima Arya saat meninjau proyek pembangunan Masjid Agung, di Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, pada Sabtu (6/11/2021).

Bima mengatakan, ada faktor cuaca dan teknis yang mempengaruhi pengerjaan. Karenanya, dia meminta agar pekerja dan shift-nya ditambah dengan tetap menjaga kualitas dan safety.

“Saya tidak mau ada keterlambatan. Jadi diusahakan kerja keras supaya tepat waktu. Karena ditunggu umat muslim se-Kota Bogor,” ujarnya.

Menurut Bima, hingga akhir tahun 2021, pengerjaan Masjid Agung itu difokuskan pada pemasangan atap dan kolom spiral dengan anggaran Rp 31 miliar.

“Tahun ini pengerjaan Masjid Agung fokus untuk membangun atap dan kolom spiral. Hari ini saya cek sudah 37 persen. Ada deviasi sekitar 9 persen,” ungkapnya.

Pengerjaan fase ini dianggarkan Rp 31 miliar dan diharapkan bisa terserap maksimal hingga akhir 2021. Untuk tahun depan, lanjut Bima, akan dianggarkan Rp 27 miliar.

“Ini nanti akan membangun interiornya sehingga Insya Allah akhir tahun depan sudah bisa dimanfaatkan untuk ibadah. Kemudian 2023 berlanjut lagi extension untuk nyambung ke alun-alun, termasuk fasad-fasad sehingga terintegrasi dengan alun-alun,” beber Bima.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Chusnul Rozaqi mengaku akan meminta kontraktor untuk memaksimalkan pengerjaan dengan menambah pekerja, waktu kerja dan menambah alat.

“Artinya, kalau sudah ditambah, ada satu grup pekerja di sisi belakang dan satu grup di sisi samping,” jelasnya. Kita fokus dulu struktur atap, atap dan kolom spiral hingga akhir tahun ini. 2022 kita fungsionalkan sampai kepada lantai dan interiornya. Tahun 2023 dilanjutkan fasad dan extension-nya yang akan terintegrasi dengan alun-alun,” pungkas Chusnul.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Prokompim

Exit mobile version