Site icon LEAD.co.id

Bupati Bogor Dituding Abai, Layanan Kesehatan Dinilai Semrawut

BOGOR (Lead.co.id) – Aktivis GMNI, Yunandra, menyampaikan kritik keras terhadap kondisi pelayanan di RSUD Ciawi yang dinilai tidak menunjukkan perbaikan berarti dan terus dibiarkan tanpa langkah pembenahan yang serius.

Ia menilai, kondisi ini bukan lagi sekadar persoalan teknis rumah sakit, melainkan cerminan lemahnya kontrol dan minimnya keberpihakan pemerintah daerah terhadap hak dasar kesehatan masyarakat.

Sorotan utama diarahkan kepada manajemen RSUD Ciawi, khususnya Direktur Utama, yang dinilai gagal menyelesaikan persoalan mendasar yang terus berulang. Sistem antrean dan alur pelayanan pasien disebut masih semrawut dan kerap menimbulkan penumpukan.

PIhaknya juga menilai bajwa, Kekurangan dokter spesialis juga sudah bersifat kronis, disertai keterbatasan fasilitas penunjang serta kualitas. Bahkan, pelayanan kesehatan masih sering dikeluhkan oleh masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, Yunandra juga menilai Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor, tidak menunjukkan keseriusan dalam mengelola sektor kesehatan. Ia menyebut kepala daerah terlalu sering hadir dalam agenda seremonial, namun abai terhadap persoalan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan, pembiaran kondisi RSUD Ciawi mencerminkan lemahnya kepemimpinan daerah dalam menjamin layanan dasar publik. Menurutnya, kesehatan bukan ruang formalitas, melainkan hak dasar warga yang wajib dipenuhi tanpa kompromi.

Melalui pernyataan ini, Yunandra mendesak adanya langkah konkret, baik dari pihak rumah sakit maupun pemerintah daerah, serta menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perubahan nyata di lapangan.

Surya SP

Exit mobile version