BOGOR (Lead.co.id) – Karena semakin berkembangnya zaman, ternyata mencari teman sampai pasangan melalui Aplikasi Dating Efektif juga loh, tapi jangan lupa berhati-hati ya !.
Menemukan pasangan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Bisa dikatakan mencari jodoh di zaman sekarang tidaklah semudah pada zaman dahulu.
Banyak standar-standar yang ditetapkan sehingga untuk mencari pasangan ternyata tidak seindah dan semudah yang dibayangkan. Ada banyak kendala dan masalah yang akan datang.
Kini dengan kemajuan teknologi dan internet, mencari jodoh pun bisa dilakukan dengan cara online. Dating apps bisa menjadi solusi bagi kamu yang kesulitan mencari pasangan.
Bersumber dari sosiologiscom yang membahas tentang teori sosiologi dan teori ilmu sosial lainnya, dijelaskan bahwa salah satu teori bernama teori modernisme selalu berorientasi pada kemajuan dan apapun yang mendapat label kemajuan atau progres selalu dianggap lebih baik. Pada saat ini, kita sedang berada di era modern dimana pada era ini kita mengalami kemajuan dalam segala bidang.
Sebagai contoh, saat ini kita dapat mencari pasangan melalui aplikasi kencan online, dimana karena perkembangan zaman kita dapat mencari teman sampai pasangan melalu aplikasi. Yang pada awalnya kita hanya dapat berteman dan mencari pasangan hanya dengan lingkup yang kita kenal saja, tetapi sekarang dengan adanya aplikasi kencan online ini kita dapat mengenal orang dengan lingkup yang lebih luas lagi.
Beberapa aplikasi pencari jodoh seperti Tinder, Bumble, BaDoo,Tantan, dan OkCupid bisa kamu pilih jika ingin menemukan sahabat baru, teman ngobrol, bahkan mencari jodoh sesuai dengan kriteria yang kamu inginkan. Tidak sedikit orang juga yang menunjukkan bahwa lewat dating apps pun mereka bisa sampai ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.
Dari banyaknya aplikasi kencan online yang tersedia, Tinder merupakan salah satu aplikasi yang paling favorit saat ini. Terlebih lagi saat pandemi kemarin, peminat dari penggunaan aplikasi dating ini sangat tinggi.
“Satu tahun lalu saat di-ghosting gebetan, akhirnya saya memutuskan untuk mendownload aplikasi Tinder. Ternyata cukup worth it, saya dapat pasangan dari aplikasi itu, ya walaupun akhirnya putus juga”, ujar Alifia, salah satu pengguna Tinder saat diwawancara, pada Senin (30/5/2022).
Bukan tanpa alasan mengapa Tinder menjadi dating apps yang paling populer sehingga telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Play Store. Salah satu alasannya yaitu karena Tinder sangat mudah dan tidak ribet saat digunakan.
Menggunakan Tinder memang mudah. Setelah membuat akun, aplikasi tersebut akan menampilkan calon-calon yang mereka pilihkan untuk kamu. Cukup swipe-left (usap kiri) jika kamu tidak tertarik dengan mereka, dan swipe-right (usap kanan) jika kamu ingin berkenalan. Kamu akan match dengan mereka jika sama-sama melakukan swipe right.
Di balik mudahnya bermain aplikasi dating online, tahukah kamu bahwa banyak sisi gelap dari aplikasi tersebut? Mulai dari banyaknya penggunaan identitas palsu hingga penipuan bisa saja terjadi akibat perkenalan yang terjadi secara online ini.
1. Penggunaan identitas palsu (data yang tidak sesuai)
Sangat disayangkan karena dari banyaknya pengguna Tinder, sebagian dari pengguna tersebut memalsukan identitas mereka seperti menggunakan foto dan data orang lain.
Namun kamu bisa mencegah hal tersebut agar tidak mendapatkan pasangan dengan identitas palsu dengan melihat tanda centang biru. Akun yang memiliki tanda centang biru artinya akunnya sudah terverifikasi sebagai pengguna yang orisinal. Langkah verifikasi ini merupakan salah satu cara Tinder membuat aplikasi ini nyaman untuk bertemu orang baru.
2. Maraknya penipuan
Tidak sedikit juga yang menyalahgunakan aplikasi kencan online seperti Tinder untuk melakukan kejahatan seperti penipuan. Beberapa kasus terkait penipuan seringkali ditemukan pada beberapa kejadian. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kamu melakukan background checking pada orang yang baru saja matched dengan kamu.
Jika lawan bicara kamu meminta informasi pribadi seperti alamat lengkap, nomor telepon, foto, dan lain halnya yang masuk ke dalam privasi kamu, janganlah mudah percaya karena kamu belum mengenal sepenuhnya siapa lawan bicara kamu pada aplikasi kencan tersebut. Tetaplah waspada saat berkomunikasi dengan lawan bicara di aplikasi kencan.

