LEAD.co.id | Danrem 061/Suryakencana (Sk), Brigjen TNI Achmad Fauzi telah resmi menutup Latihan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2020, bertempat di Yonif 315/Grd, Jl. Gunung Batu, Kota Bogor, pada Jum’at (11/12/2020).
Dalam sambutannya, Danrem 061/Sk menyampaikan bahwa, latihan simulasi bencana alam ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Para peserta, kata dia, tampak bersemangat mengikuti latihan, meskipun masih terdapat kekurangan dalam mekanisme maupun koordinasi semua bagian yang terlibat dalam pelaksanaan latihan.
“Penilaian keberhasilan suatu latihan bukan diukur dari selesainya suatu kegiatan, tapi diukur dari meningkatnya kemampuan prajurit dan Organisasi Bencana yang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan pada saat terjadinya bencana alam di wilayah Korem 061/Suryakancana,” jelas Danrem.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, tujuan dari latihan penanggulangan bencana alam yang dilakukan adalah yang paling utama untuk mengantisipasi ancaman bencana alam ke depan dan memberikan gambaran yang nyata di lapangan.
“Sehingga mengetahui apa yang harus dikerjakan, apa yang dibutuhkan serta koordinasi kemana apabila bencana alam yang sesungguhnya terjadi sesuai dengan prosedur komando dan staf sehingga dapat berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada,” tambah Danrem.
Diakhir sambutannya, Danrem mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara dan peserta latihan yang sudah melaksanakan latihan Penganggulangan Bencana Alam dengan baik.
Latihan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 7 Desember s.d 11 Desember 2020. Danrem berharap, semua peserta bisa kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan sehat dan aman.
Hadir dalam penutupan tersebut yaitu Prajurit Jajaran Korem 061/Sk serta Yonif 315/Grd, Anggota Kepolisian Bogor Tengah, Anggota BPBD, Anggota Satpol PP.

