Datangi Istana Bogor, Mapancas Minta Usut Mafia Tanah di Kota Hujan

0
Istana Bogor, Mapancas, Mafia Tanah, Kota Hujan, RSMM
DPD Mapancas Kota Bogor melakukan unjuk rasa di sekitar Istana Bogor, Jalan Soedirman, Kota Bogor, pada Selasa, 06 April 2021

LEAD.co.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor melakukan unjuk rasa di sekitar Istana Bogor, Jalan Soedirman, Kota Bogor, pada Selasa (6/4/2021). Dalam aksinya, para mahasiswa meminta penegak hukum untuk mengusut maraknya mafia tanah negara di Kota Hujan.

Aksi ini dilakukan atas tertutupnya informasi publik pada Badan Layanan Umum (BLU) RSJ Marzoeki Mahdi Bogor dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset negara di lingkungan Kemenkes. Karenanya, para mahasiswa yang tergabung dalam DPD Mapancas Kota Bogor meminta adanya transparansi pengelolaan dan pendapatan atas pemanfaatan aset negara tersebut.

Baca :  Nunggak Pajak 10 Miliar, Bogor Golf RSMM Diprotes

Dalam aksinya, sejumlah mahasiswa menyanyikan yel yel dan melakukan orasi secara bergantian terkait mafia tanah negara. Mereka juga mengibarkan bendera Mapancas, membentangkan spanduk bertulis “tangkap mafia tanah negara,” serta membakar ban bekas.

Koordinator aksi Muhamad Fachri menduga, RSMM tidak berlandaskan aturan yang jelas dalam pemanfaatan aset negara sehingga berpotensi pada penyelewengan yang dapat mengakibatkan hilangnya tanah negara dan pengambil-alihan oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab

“Kita menduga RSMM dalam pemanfaatan aset negara tidak memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggung-jawabkan,” katanya di sela orasi.

Baca :  Mahasiswa Datangi Istana Bogor: 'Beli Masker Kami Tak Sanggup Apalagi Beli Makan'

Wakil ketua Mapancas ini mengatakan, RSMM sebagai pemegang amanah pengguna barang milik negara (BMN) seharusnya mematuhi peraturan perundang-undangan demi menjaga keutuhan aset tersebut.

Di akhir aksi, Mapancas menyampaikan beberapa tuntutan yang dibacakan langsung oleh ketua DPD Mapancas kota Bogor, Fatholloh Fawait. Dia meminta Direksi BLU RSMM untuk menjawab dan memberikan pernyataan di muka publik tentang Transparansi (Landasan Yuridis, Pengelolaan dan Pendapatan) atas Pemanfaatan Aset Negara.

Pihaknya juga mendesak Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan kementerian kesehatan (Kemenkes) untuk mengawasi pemanfaatan aset negara pada BLU RSMM di Kota Bogor.

Baca :  Mapancas Kota Bogor Tuntut Bubarkan Detektif Covid-19

Selain itu, meminta Presiden Jokowi melalui Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk mengusut dan membongkar dugaan maraknya Mafia Tanah Negara di Kota Bogor dengan memanggil dan memeriksa Direksi BLU RSMM.

“Ini adalah bentuk komitmen dan dukungan kami terhadap intruksi presiden melalui Kapolri dalam pemberantasan mafia tanah,” tutupnya

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here