Datangi KPK, GIB Minta Korupsi Bansos Covid-19 Dihukum Mati

0
KPK, GIB, Korupsi, Bansos, Covid-19, Kukum Mati
Gerakan Indonesia Beres saat unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021

LEAD.co.id | Puluhan massa dari Gerakan Indonesia Beres melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (20/1/2021). Mereka meminta pelaku korupsi Bansos Covid-19 dihukum mati.

Puluhan massa Gerakan Indonesia Beres (GIB) menyampaikan aspirasi dengan dengan menyajikan pertunjukan teatrikal di depan kantor KPK. Mereka mendorong penegakan hukum seadil-adilnya, yaitu hukuman mati terhadap koruptor Bansos Covid-19.

“Penegakan hukum seadil-adilnya tentang hukuman mati untuk koruptor Bansos Covid-19 yaitu mantan Menteri Juliari P Batubara beserta kroni-kroninya,” kata Bambang Isti Nugroho, di depan gedung KPK.

Baca :  Buka Munas VI Apeksi, Presiden: Covid-19 Belum Berakhir

Sebagaimana telah diumumkan KPK-RI bahwa, mantan Menteri Sosial (Mensos) Jualiari Batubara telah menjadi tersangka kasus korupsi Bansos Covid19 yang merugikan negara lebih dari Rp. 20 Milyar.

Menurut Bambang, Mensos Juliari jelas sudah terbukti melanggar UU TIPIKOR no 31 tahun 1991 jo UU no 20 tahun 2001 pasal 2 ayat (2) dipidana dengan hukuman mati. Pihaknya menilai bahwa, perbuatan tersangka Juliari juga telah merampas hak-hak rakyat miskin yang sedang mengalami masa-masa sulit selama pandemi.

“Kami menilai bahwa perbuatan tersangka Juliari telah merampas hak-hak rakyat miskin yang sedang mengalami masa-masa sulit selama pandemi Covid19, yaitu sudah tertular penyakit juga berkurangnya dan sampai kehilangan mata pencaharian,” tegasnya.

Baca :  Persekongkolan Politikus dan Pengkhianatan Demokrasi

Pasalnya, bantuan sosial sangat berarti bagi kehidupan masyarakat di tengah masa pandemi. Ironisnya, bantuan yang menjadi hak orang miskin justru dikorupsi oleh Mensos Juliari dan kroninya.

“Perbuatan Juliari sebagai Menteri Sosial sangat menyakiti rakyat miskin, sangat biadab dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” sambung Bambang.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here