BOGOR (Lead.co.id) – Sejumlah Aliansi masyarakat menggelar demonstrasi di Pengadilan Agama Kota Bogor, pada Selasa (4/7/2023). Mereka menuntut kejelasan sengketa tanah yang merupakan hak waris dari Mangsoer Rd H Dalem.
Aksi itu digelar karena kasus tanah sengketa itu masih berjalan dalam proses pengadilan. Namun demikian, ada rumor bahwa tanah tersebut akan dieksekusi pada hari ini.
Dalam aksi tersebut, tampak 100 orang massa membakar ban bekas dan berusaha masuk ke dalam pengadilan Agama Kota Bogor. Sempat terjadi aksi dorong-dorong pagar kantor tersebut.
“Saya sebagai ahli waris tanah tersebut tidak terima bila lahan tersebut harus dieksekusi, karena belum adanya putusan dari pengadilan,” kata H Rudy Yusuf, ahli waris Mangsoer Rd H.
Usai menggelar aksi di depan Pengadilan Agama Kota Bogor, massa melanjutkan aksi di depan Gedung DPRD Kota Bogor. Dengan menyampaikan aspirasi dari para peserta aksi, dan diterima oleh Komisi I DPRD Kota Bogor.
“Baik terimakasih, kami baru saja menerima aspirasi dari warga Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur. Kami hanya dapat menerima perwakilan hanya 15 orang dari total sekitar 80 orang, karena ruangan sangat terbatas,” ujar Heri Cahyono, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor.
“Kami mendengar dari warga, bahwa ada dugaan tindak penyerobotan tanah milik ahli waris Mangsoer Rd H Dalem, sesuai yang disampaikan dari perwakilan tadi,” imbuhnya.
“Tapi kami butuh data pendukung legalitas keabsahan tanah tersebut, dan kami menunggu dokumen tersebut untuk selanjutnya kami kaji bersama rekan di Komisi I,” terangnya.
Heri Cahyono juga menambahkan, setelah data pendukung dari tanah tersebut sudah diterima, akan melibatkan berbagai pihak untuk menyelesaikannya.
“Kami juga akan melibatkan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini, seperti kelurahan, kecamatan, BPN dan juga yang mengerti tentang hukum. Kami juga akan melibatkan bagian hukum yang ada di Kota Bogor ini, agar persoalan ini terang benderang,” tuturnya.
“Supaya jangan ada pihak yang dirugikan, agar ada keadilan disitu. Itu saja yang bisa saya sampaikan saat ini,” pungkasnya.





