Dedikasi Kita Tanam Ribuan Mangrove di Pulau Tidung

oleh -513 views

JAKARTA (Lead.co.id) – Memperingati Hari Mangrove Sedunia, DedikasiKita turun aksi dalam kontribusi penanganan pemanasan bumi. Sekitar 4.000 pohon mangrove ditanam di sepanjang pantai pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (29/7/2023).

Kegiatan Penanaman dilakukan mengingat pohon mangrove memiliki berbagai macam banyak fungsi diantaranya berperan penting sebagai ekosistem pelindung pantai dari abrasi, pemecah ombak dan tsunami, produsen makanan bagi makhluk hidup pesisir serta ekosistem penyerap dan penyimpan karbon bagi ekosistem pesisir.

Sebagai penyerap dan juga berperan penting dalam upaya mitigasi pemanasan global. Bahkan bisa jadi potensi ekonomi yakni buah mangrove yang menjadi tingkat pendapatan untuk masyarakat pesisir pulau tidung bisa olahan di buat keripik, skincare, dan minyak.

Baca :  Hutan Mangrove di Denpasar Akan Dikunjungi Delegasi G20

Penanaman pohon mangrove hari ini dilaksanakan oleh komunitas Dedikasi Kita berkerja sama dengan Voice Of Cita, Klinik Bisnis Sekolah Vokasi IPB University, Pelija Foundation dan Bank BJB.

Selain itu ikut berpartisipasi dan berkolaborasi juga beberapa komunitas seperti Populee, Addis Citra, Colibri, Orca, Bakau Institut, Embracelet, Bogor Future Leaders, dan partisipan media partner dari pelajar dan mahasiswa.

Selain itu, Founder DedikasiKita Achmad Fathullahjuga mengatakan bahwa dengan adanya penanaman mangrove ini dilakukan dengan harapan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi, menghambat intrusi air, memperbaiki lingkungan pesisir, hingga memperbaiki habitat di daerah pantai.

Baca :  Presiden: Rehabilitasi Mangrove Akan Terus Dilakukan di Tanah Air

Dalam rangka momentum hari mangrove sedunia ini juga jadi ajang untuk melindungi pesisir kita dari kemungkinan nanti adanya perubahan iklim sehingga air dari permukaan laut naik atau ada gelombang besar sehingga bisa menahan, ini memang proteksi alam yang kita perlukan, tutup direktur eksekutif DedikasiKita.