Site icon LEAD.co.id

Demo ke Istana, KM UNPAK Minta UU Cipta Kerja Dibatalkan

Demonstrasi, ke Istana, UNPAK, Omnibus Law

KM UNPAK gelar unjuk rasa di depan pintu 2 Istana Bogor, Kamis (5/11/2020), minta batalkan UU Cipta Kerja. [File: LEAD.co.id/ Jhonie]

LEAD.co.id | Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Universitas Pakuan (KM UNPAK) kembali menggelar unjuk rasa di depan pintu 2 Istana Bogor, pada Kamis (5/11/2020). Mereka menuntut Undang Undang (UU) Cipta Kerja dibatalkan.

Aksi yang rencananya di pintu utama Istana Kepresidenan Bogor ini diblokade petugas usai melakukan orasi dari Bundaran Tugu Kujang. Para mahasiswa akhirnya bertahan di pintu 2 Istana Kepresidenan Bogor untuk menyampaikan tuntutannya.

“Awalnya Kami ingin melakukan aksi di Pintu Utama Kepresidenan Bogor mengenai Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law karena ada kerancuan dan harus digagalkan oleh Pemerintah Pusat,” kata Koordinator Lapangan, Robby Darwis kepada awak media.

pada aksi kali ini, mahasiswa dipukul mundur oleh aparat Kepolisian, bahkan sempat terjadi adu mulut dan saling dorong. Meski demikian, puluhan mahasiswa ini bertahan dan membuat border, karena, aspirasinya harus didengar oleh Presiden Jokowi langsung.

Selain meminta dibatalkan UU Cipta Kerja, mereka juga mengkritisi penanganan Covid-19 yang amburadul, masalah pendidikan, Pilkada serentak dan masalah Agraria.

“Dari tuntutan yang sudah kami kaji, semuanya amburadul dan tidak ada yang berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Jhoni
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version