BOGOR (Lead.co.id) – Pemerintah Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor telag meluncurkan program Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus (BKK) Akselerasi Tahap I Tahun 2026 yang direalisasikan pada tiga titik lokasi strategis yaitu di wilayah RW 03, RW 04 dan RW 07, pada Rabu (4/11/2026).
Lokasi pengerjaan nya yaitu: Pengaspalan Jalan Desa di Kp. Cilebut Pasar RW 04, Volume: 320 X 3 X 0,03 M, Anggaran: Rp.246.125.000,- (Termasuk Pajak), Dayeuh Pajajaran di RW 04, dan Pengaspalan Jalan Desa di Kp. Batu Gede RW 07, Volume: 420 X 3 X 0,03 M, Anggaran: Rp.315.915.000,- (Termasuk Pajak).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Cilebut Barat H Dasuki, Kapolsek Sukaraja Ade. R, Danramil Sukaraja Idang M, Babinsa Cilebut Barat A. Zulkifli, Bhabinkamtibmas Cilebut Barat A. Boby, Pendamping Desa Tarwani, LPM, Linmas, Ketua Tim Penggerak PKK Cilebut Barat dan Anggota, BPD dan Anggota, Ketua MUI Cilebut Barat, Kadus, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, dan Ketua RT RW.
Kepala Desa Cilebut Barat H. Dasuki mengatakan bahwa, “Peningkatan infrastruktur jalan desa ini bertujuan untuk memperlancar mobilitas warga, menunjang roda perekonomian lokal, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar”, tutur H. Dasuki.
Lebih lanjut, Dasuki menyampaikan, Pengerjaan pengaspalan jalan desa dan Dayeuh Pajajaran ini ditargetkan selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga, ucapnya kepada Media saat di lokasi.
Dengan terealisasinya pengerjaan jalan di tiga titik lokasi tersebut, Pemdes Cilebut Barat berharap aksesibilitas antar wilayah semakin optimal dan kenyamanan serta kebersihan lingkungan di RW 03, RW 04 dan RW 07, dapat makin terjaga, harap Kepala Desa Cilebut Barat.
Sementara itu itu ditempat yang sama Camat Sukaraja Dra. Rahmawati Aries, M. Si dalam sambutannya mengatakan,
“Di Tahun 2026 setiap desa mendapatkan tambahan 500 juta berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi tambahan ini juga disertai dengan penggunaan yang sudah ditentukan. Pemberdayaan masyarakat, seperti program Sadar Desa (Satu Sarjana Satu Desa), Digitalisasi Desa, Dayeuh Pajajaran dan Pengasoalan Jalan”, ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah desa mendapatkan beasiswa untuk kegiatan Sasar Desa (Satu Desa Satu Sarjana) ini diutamakan kepada warga masyarakat yang kurang mampu tetapi berkeinginan untuk meningkatkan pengetahuan, meningkatkan sdm-nya dan keterampilannya untuk nanti kembali membangun desa bersama-sama dengan pemerintah Desa, kata Rahmawati.
“Anggaran Bankeu Akselerasi 1,5 miliar ini disertai dengan penggunaan yang sudah ditentukan oleh pemerintah, yang harus dilakukan oleh pemerintah dengan konsentrasi pada pemberdayaan tumbuh dan berkembang menjadi desa yang mandiri. Ada juga aturan-aturan pemerintah untuk mengawal kegiatan ini agar bisa selesai tepat waktunya. kemudian administrasi masyarakat juga mempunyai tanggung jawab untuk sama-sama memelihara karena yang sulit itu adalah pemeliharaannya”, ucap Camat Sukaraja.
Kenapa saya konsentrasi kepada pemeliharaan karena anggaran yang diberikan kepada Desa sebenarnya semua program dari desa sudah sesuai dengan apa yang sudah di setujui. sebelumnya program ini juga melalui musyawarah mufakat untuk warga masyarakat, para tokoh di wilayah untuk bisa sama-sama mengawal, kemudian melihat, menjaga, dan memeliharanya, kata Rahmawati.
Saya berharap Anggaran Bankeu Akselerasi ini bisa berlanjut kedepannya. Pemerintah Desa Cilebut akan merealisasikan pengerjaan Bankeu Akselerasi nya sampai 100%. Mudah-mudahan dengan pengaspalan Jalan desa ini warga masyarakat desa Cilebut Barat bisa merasakan manfaatnya, pungkasnya.
Reporter : (Nina Karningsih)
Editor : Red

