Dorong Akses Ekonomi, Desa Gunung Geulis Realisasikan Bankeu Akselerasi Pembangunan 2026

oleh -17 views

BOGOR (Lead.co.id) – Pemerintah Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, secara resmi meluncurkan (launching) realisasi Program Bantuan Keuangan (Bankeu) TA 2026 khusus Akselerasi Pembangunan Pedesaan, pada Jumat (30/10/2026). Bankeu sebesar 1,5 Miliar itu dialokasikan untuk Peningkatan Jalan Desa/Hotmix Jalan Lodaya, Dayeuh Pajajaran dan Pengelolaan Sampah, Digitalisasi Asta Geo Desa, dan Sasar Desa (Satu Sarjana Satu Desa).

Bantuan itu dialokasikan untuk Peningkatan Jalan Desa/Hotmix Jalan Lodaya, di lokasi: Kp. Pasir Lembu RT 02 RW 05, volume: 315 X 3 X 0,03 M (P), dengan jumlah anggaran Rp 203.140.000 (Termasuk Pajak), Dayeuh Pajajaran dan Pengelolaan Sampah di RW 01, dengan jumlah anggaran Rp 300.000.000.

Pemberian Bantuan Keuangan khusus akselerasi pembangunan pedesaan tahun anggaran 2026 kepada 3 orang secara simbolis untuk Program BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan, Program Digitalisasi Data Desa Asta Geo Desa dan Program Bea Siswa Satu Sarjana Satu Desa.

​Peluncuran kegiatan pembangunan ini ditandai dengan peninjauan lokasi serta peletakan batu pertama oleh Kepala Desa Gunung Geulis, Camat Sukaraja, Danramil Sukaraja, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, Pendamping Kecamatan, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Paguyuban RT/RW serta Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa setempat.

​Melalui alokasi anggaran bantuan keuangan khusus Kabupaten Bogor tahun 2026 ini, Pemdes Gunung Geulis memfokuskan pengerjaan pada sektor infrastruktur krusial guna meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga desa.
​Pemerintah Desa Gunung Geulis berkomitmen melaksanaan kegiatan secara transparan, tepat mutu, dan tepat waktu dengan mengikutsertakan partisipasi swadaya masyarakat desa.

Camat Sukaraja Dra. Rahmawati Aries, M. Si mengatakan bahwa, Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi dan kita semua bisa dipertemukan dalam keadaan sehat dalam rangka mengikuti kegiatan launching kegiatan Bankeu Akselerasi di Desa Gunung Geulis. Ini desa yang ke-10 dari 13 desa yang sudah kami launching dan hari ini tepat hari Jumat Insya Allah mudah-mudahan berkah untuk kita semua.

Baca :  Jimmy Mamesah Ungkap Mafia Tanah di Kabupaten Bogor

Hari ini kita melaksanakan launching atau kick off dari kegiatan akselerasi pembangunan pedesaan yang mana merupakan komitmen atau perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini spesial ada program wajib dan ada program pilihan. Di mana program wajib itu ada tiga, ada Dayeuh Pajajaran, ada sasar desa kemudian ada Geo Asta Desa.

Menurutnya, Selain itu ada kegiatan pilihan di mana ini lebih kepada infrastruktur pembangunan desa, ini adalah komitmen dari pemerintah daerah dari Bupati dan Wakil Bupati, ingin meningkatkan derajat pendidikan mulai dari Satu Desa Satu Sarjana. Insyaallah dengan peningkatan pendidikan tingkat pendidikan dari warga masyarakat ini bisa bersama-sama menjadi bagian dari pemerintah Desa untuk membangun Desa Gunung Geulis, ujar Rahmawati.

Kami mohon bantuannya pada seluruh masyarakat, BPD, LPM, RT RW dan warga masyarakat bisa sama-sama mengawasi jalannya pembangunan. Seperti apa yang tadi sudah disampaikan oleh Pak Kades Pemerintah Desa Gunung Geulis terbuka menerima saran dari semua warga masyarakat. Saya berharap dalam pelaksanaannya nanti bisa tepat sasaran, kemudian ketepatan dan kecepatan dalam pelaksanaan pembangunan karena ini sudah tinggal 2 bulan lagi.

Seperti kita ketahui bahwa ada tahapan yang harus dilalui oleh Pemerintah Desa dalam penyelenggaraan atau pelaksanaan dan akselerasi ini, kami harapkan bahwa pemerintah Desa dapat melaksanakan sesuai dengan rencana yang sudah disusun. Kita juga harus mempertimbangkan cuaca ini bisa menjadi pertimbangan sehingga pelaksanaannya nanti memang betul-betul bisa memperhatikan cuaca dan situasi yang ada di sekitaran, ucap Camat Sukaraja.

Baca :  Dorong Aksesibilitas Warga, Pemdes Gadog Alokasikan Bankeu 2026 untuk Perbaikan Jembatan

Dan ini juga harus disosialisasikan kepada masyarakat karena nanti akan ada efek yaitu pengalihan atau penutupan jalan supaya tidak mengganggu kepentingan ataupun keperluan dari warga masyarakat. Kalau sudah selesai dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan kami harapkan juga partisipasi dari masyarakat sekitar dalam rangka pemanfaatan dan pemeliharaannya karena pembangunan di setiap sektor di desa tidak mungkin akan dilaksanakan setiap tahun pasti dibagi-bagi karena keterbatasan anggaran, paparnya.

“Kami harapkan ini bisa berlangsung lama pemanfaatannya untuk Itu diminta untuk peran serta dan kerjasamanya dari warga masyarakat dalam pemeliharaan. Di sini tidak ada saluran air mungkin nanti bisa pada masyarakat bisa digerakkan untuk bisa sama-sama agar Jalan bisa terpelihara. Mungkin tinggal di pemeliharaannya saja dan kami juga sebagai pemerintah Kecamatan tetap akan mengawasi dalam pelaksanaannya,” harap dia.

Ditempat yang sama Kepala Desa Gunung Geulis mengatakan, “Pada pagi hari ini kita berkumpul bersama dalam rangka launching kegiatan Bankeu yang diarahkan ke program pengaspalan pelapisan jalan Bojong Koneng perbatasan dengan Jalan Lodaya. Alhamdulillah dengan rencana yang sudah di agendakan dan bisa dikerjakan”, ucap Haerudi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati beserta Wakil Bupati Bogor, dengan program Bantuan Keuangan yang dulu sampai saat ini kita bisa kerjakan jalan yang cukup ekstrim ini. Mudah-mudahan warga masyarakat desa Gunung Geulis pasir lembu Lebak nangka khusus nya dan umumnya pengendara dari luar daerah Gunung Geulis”, ujarnya.

Karena ini akses alternatif orang yang liburan menuju Puncak dari Jakarta, mudah-mudahan bermanfaat bagi semua orang. Terima kasih juga kepada Ibu Camat yang sudah memberikan Restu dengan anggaran di alokasikan ke wilayah ini, kemudian ada kegiatan Geo Asta Desa, ada Dayeuh Pajajaran, kemudian Program Sasar Desa (Satu Desa Satu Sarjana)

Baca :  Optimalkan Bantuan Akselerasi Pembangunan, Desa Pasir Jambu Gunakan Asta Geodesa

Menurut Haerudi, Di tahun 2024 saya punya program yaitu saya ingin ada pemberdayaan tentang sekolah yang menyekolahkan warga saya yang tentunya kemampuannya kurang tapi keinginannya besar. Akhirnya karena tidak didanai oleh Dana Desa saya danai dengan anggaran tunjangan saya secara pribadi. Saya sekolahkan Halimah salah satu warga Desa Gunung Geulis dengan pembiayaan anggaran yang saya dapat dari tunjangan.

“Saya minta dukungan semua lapisan masyarakat dari pemerintahan, pembimbing dan juga pendamping Kecamatan dan juga pendamping Kabupaten. Mohon dukungan apabila ada kesalahan-kesalahan dalam praktek tolong dikoreksi dan mohon bimbingan dan arahannya apabila ada yang kurang tepat dalam pengalokasian dan pelaksanaan program kami Desa Gunung Geulis. Saya minta doa restu kepada semua masyarakat mudah mudahan dilancarkan dan jalan ini bermanfaat bagi kita semua”, tutur Haerudi.

Danramil Sukaraja Idang M menambahkan, Apa yang sudah diamanahkan oleh pemerintah daerah mari sama-sama kita menjaga dan melaksanakannya dengan sepenuh hati. “Kekurangan dan kelebihan itu udah wajar sehingga tidak perlu didiskusikan, apa yang sudah menjadi nanti kebijaksanaan. Untuk warga sekitar yang melewati mudah-mudahan bisa bermanfaat,” tambahnya.

“Tidak terlepas dari tadi apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Camat dan Kepala Desa, mari kita sama-sama mengawasi pembangunan yang ada di desa Gunung Geulis ini”, pungkasnya.

Reporter : (Nina Karningsih)

Editor : Red