Dorong Aksesibilitas Warga, Pemdes Gadog Alokasikan Bankeu 2026 untuk Perbaikan Jembatan

oleh -25 views

BOGOR (Lead.co.id) – Pemerintah Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengalokasikan Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 untuk membiayai program rehabilitasi jembatan Penghubung. Yang beralokasi di Kp. Sukabirus RW 05, dengan Volume P 10 M X L 6 M X T 8, Jumlah anggaran Rp 367.248.000,-.

Langkah ini diambil guna meningkatkan konektivitas antarrukun warga (RW) serta menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas ekonomi lokal.

​Kepala Desa Gadog Dedi Junaedi mengatakan bahwa, Jembatan tersebut merupakan jalur vital harian warga, mulai dari akses pendidikan, perdagangan, hingga jalur penghubung antarwilayah desa. Pembongkaran dan perbaikan struktur jembatan yang sempat mengalami penurunan kondisi kini terus difokuskan agar dapat bertahan jangka panjang, ucapnya kepada Media, pada Senin (5/10/2026).

Baca :  Pemdes Sukamahi Megamendung Alokasikan Bantuan Keuangan untuk 3 Infrastruktur

Bantuan keuangan daerah yang bersumber dari Kabupaten Bogor salah satunya adalah rehabilitasi jembatan menjadi prioritas penghubung antara wilayah RW 05 dengan RW 07 di wilayah Desa Gadog dan sampai ke batas Desa Sukakarya. Jembatan tersebut memang dari usianya sudah cukup lama, kemudian dilihat dari kontur jembatan juga emang mengerikan.

Menurutnya, Yang mana Jembatan tersebut menjadi sarana warga masyarakat kami dan Desa Sukakarya menjadi jalur vitalis wilayah Desa Gadog untuk konektivitas jembatan tersebut. Untuk konektivitas Desa Gadog dengan Desa Sukakarya umumnya sudah sering digunakan sebagai jalur alternatif bilamana jalur puncak macet, tutur Dedi Junaedi.

Baca :  Pemkot Bogor Pastikan Bantuan dari Jabar untuk Jalan Longsor dan Porprov

Hasil survei di tahun 2025 jembatan tersebut memang sudah mengkhawatirkan dilihat dari kerusakannya terutama untuk pondasi-kondasi dan kesalahan bawahnya itu udah dipastikan sekitar 70% sudah mengalami kerusakannya. Kebetulan untuk jembatan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga. Kami dari pemerintah Desa beserta dari unit pelaksana teknis dalam hal ini di wilayah tentunya menjadi pengawasan kita untuk pengerjaan, paparnya.

​Saya berharap pengerjaan fisik jembatan ini dapat rampung sesuai target waktu dan standar mutu yang ditentukan. Dengan selesainya rehabilitasi ini arus lalu lintas warga diharapkan kembali optimal, aman, dan dapat memicu percepatan roda perekonomian di wilayah Desa Gadog, harapnya.

Baca :  Jelang Natal, Kapolri dan Menhub Tinjau Kesiapan Pospam Simpang Gadog

“Mulai dari akses pendidikan, perdagangan, hingga jalur penghubung antarwilayah desa. Pembongkaran dan perbaikan struktur jembatan yang sempat mengalami penurunan kondisi kini terus difokuskan agar dapat bertahan dalam jangka panjang”, pungkasnya.

Reporter : (Nina Karningsih)

Editor : Red