BOGOR (Lead.co.id) – Sejumlah massa dari Garuda KPP-RI Bogor telah menggelar aksi unjuk rasa terkait adanya praktik pungli di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Aksi itu digelar di depan kantor Kejaksaan, Pemda, dan Dinkes Bogor, pada Rabu 30 April 2025.
Ketua Garuda KPP-RI Bogor, Baihaki mengatakan, aksi tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya praktik pungutan liar (Pungli) di lingkungan Dinkes Kabupaten Bogor.
Pihaknya menilai bahwa, kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin negara, bukan dijadikan ladang mencari keuntungan pribadi. Karenanya, adanya praktik pungli telah mencederai nilai nilai keadilan.
“Praktik pungli di sektor kesehatan mencederai nilai keadilan, merusak kepercayaan publik, dan melanggar hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bersih, adil, dan transparan,” tegas Baihaki dalam orasinya.
Atas hal itu, pihaknya mendesak Kejaksaan Negeri setempat untuk segera memanggil oknum Dinkes yang diduga terlibat pungli, serta mengaudit transparansi anggaran Dinkes Kabupaten Bogor.
Selain itu, mereka juga mendesak Bupati Bogor untuk segera mencopot oknum yang diduga terlibat pungli, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala BKPSDM karena tidak becus mengawasi pegawai Dinas yang melakukan pungli.
“Mendesak Dinkes untuk segera mengembalikan kerugian korban pungli yang dilakukan oleh oknum pegawainya. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera menetapkan tersangka,” tambah Baihaki
Dengan semangat perubahan, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergabung dalam aksi damai tersebut dalam rangka mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan.
“Suara kita, kekuatan kita!, Bersama kita lawan segala bentuk ketidakadilan dan korupsi dalam pelayanan publik!,” tegasnya.

