Site icon LEAD.co.id

Dukungan Wakil Wali Kota Bogor untuk YBHB

Oleh: Rd. Ace Sumanta

Sejumlah seniman, budayawan dan praktisi seni yang tergabung di Yayasan Budaya Hanjuang Bodas Bogor (YBHB), 14 Juni 2024 di terima Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdurahim di Ruang Paseban Naraya. Hal itu merupakan langkah konkret dan bukti Pemerintah hadir dan sharing dalam kemajuan seni budaya.

Seniman, budayawan yang dikawal oleh Ketua Umum YBHB Rd Ace Sumanta menyampaikan beberapa program dan even untuk tahun 2022. Yayasan Budaya yang diwariskan oleh almarhum H. Eman Sulaeman kepada generasi penerusnya melalui mandat Dewan Pendiri dan Pembina yakni Hj. Euis Kurniasih Hidayat dan Drs. Dedy Roamer Ps. Dari sembilan Dewan Pendiri hanya tinggal 2 orang lagi yang masih ada.

YBHB didirikan sejak tahun 1982 oleh para praktisi seni budaya, politisi, dan pejabat. Dewan Pembina saat awal adalah Sudrajat Nataatmadja yang kemudian menjadi Bupati Bogor. HR. Endang Kosasih politisi yang kemudian Ketua DPRD Kabupaten Bogor dan anggota DPR RI mewakili Dapil Kabupaten Bogor.

Pelukis dan dramawan, aktor film H. Eman Sulaeman, pelukis dan sejarahwan Adenan Taufiq, pustakawan dan penulis sejarah Inotji Hayatullah, senimawati yang praktisi budaya Ma. Ageng atau nama aslinya Hj. Tien Rostini Asikin, Birokrat dan wartawan Ki Marko atau nama aslinya Komarudin Sp juga dosen yang penulis lepas serta kritikus sastra Dedy Roamer Ps. Dari tangan mereka YBHB berkembang dan telah memberikan dasar-dasar budaya sebagai fondasi kehidupan di Kita Bogor dan Kabupaten Bogor.

Yayasan budaya ini, sejak awal berdiri hingga merambah ke Kota Depok. Banyak karya fenomenal dan monumental baik secara pribadi maupun kolektif termasuk memberi masukan kepada Pemerintah Daerah untuk kemajuan seni, budaya dan sejarah.

Sejak mandat diterima Sabtu, 6 November 2021 oleh pendiri dan pembina Hj. Euis Kurniasih Hidayat terus berbenah dan menyusun program dan mencari serta memilih pengurus yang benar-benar sanggup menjalankan visi misi seni budaya dan sejarah yang serius dan komitmen.

Sebab ukuran seniman dan budayawan adalah berkarya dan memberikan warna seni budaya yang positif dan mampu menyusun program serta mampu merealisasikan di tengah gempuran hegemoni dan pluralisme seni budaya Barat yang jauh dari harapan dan cita-cita bangsa Indonesia.

Untuk itu, program kerja yang diutamakan. Sejak awal sekretariat YBHB menempati Gedung Kemuning Gading Lt. 3. Tempat yang sangat strategis karena ada di kawasan kompleks Pemda Kota Bogor.

Tentu di tangan budayawan dan sastrawan, serta pengurus YBHB baru kelak harus bisa membuat kantor dan tempat pagelaran secara mandiri.

Bahkan kini dibuka program lebih luas yakni membuat dan boleh mendirikan Koperasi Seniman Budayawan yang akan membuat YBHB tambah kuat dan mampu menyelesaikan banyak persoalan ekonomi para praktisi seni.

Agar dapat diketahui apa yang dibahas dalam audiensi yang diterima Wakil Wali Kota Bogor yang didampingi Sekdis Disdik Kota Bogor dan Kasi Cagar Budaya Disparbud Kota Bogor adalah:

1. Izin dan mohon restu untuk menampilkan dalam pementasan drama yang sedang digarap Komisi Teater dan Film “Maling Sandal 3”.

2. Pementasan drama “Asa Narkoba Merusak Generasi Bangsa” untuk pentas di acara Studium General dalam tajuk Pidato Kebudayaan di Ruang Serba Guna Pemda Kab. Bogor.

3. Festival Sastra Anak Bangsa.

4. Festival Seni Tari Tradisional dan,

5. Seminar tentang Pelestarian Cagar Budaya.

Harapan para audiensi yang hadir mendapat dukungan luas. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rahim sangat merespon dan mendukung untuk lancarnya suatu kegiatan. Begitu juga Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata dan Budaya Kota dan Kabupaten pun mendukung. Semuanya itu karena berkat komunikasi dan profesionalisme para pengurus YBHB.

Para audien juga melaporkan melalui Ketua Umum YBHB yakni akan ada kunjungan seni budaya dan sejarah untuk setiap kecamatan. Juga dimungkinkan bisa berperan di Jawa Barat dan nasional. Pengurus juga akan bertatap muka dan membahas bersama tentang pelestarian seni budaya, sejarah, cagar budaya juga termasuk potensi pariwisata dan kuliner.

Pertemuan seniman budayawan dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sangat hangat dan penuh keakraban. Bentuk dialogis yang bermakna dan akan menjadikan program tahunan dengan berbagai sajian berbeda. Tentu saja kelak setiap kecamatan akan punya potensi yang berbeda.

Sebagai masukan revitalisasi seni budaya, cagar budaya, sejarah dan pariwisata. Pesan Wakil Walikota Bogor, untuk tetap berbuat yang terbaik dan bermanfaat untuk khalayak banyak. “Di nu kiwari ngancik nu bihari seja ayeuna sampaeuren jaga”.

Penulis adalah Ketua Umum YBHB, pendiri dan pembina banyak sanggar dan organisasi, penulis yang juga Pengurus ICMI Orwilsus Bogor serta Pengurus TP2GD

Exit mobile version