Site icon LEAD.co.id

Eky Tjiu, Pelukis di Sekitar Istana Bogor ingin Ketemu Jokowi

Eky Tjiu, Pelukis, Istana Bogor, Presiden Jokowi, Pelukis Legendaris

BOGOR (Lead.co.id) – Kalau anda melintas di Kawasan Istana Kepresidenan dan Kebun Raya Bogor pasti akan melihat seorang laki -laki sedang asyik mencoret coret kanvas atau kertas dengan kuasnya. Dia adalah Eky Tjiu, seorang pelukis yang legendaris di Bogor yang menginspirasi melalui karya lukisnya.

Di tempat inilah Eky mencari nafkah tepat 15 meter sebelum Kantor Pos di pedestrian Jalan Ir H Djuanda, Kota Bogor. Pria ini adalah salah satu pelukis jalanan yang sukses di Kota Bogor.

Sudah ribuan hasil karyanya yang ia buat tidak hanya lukisan pesanan dari masyarakat biasa tapi juga Pejabat dan Petinggi Negeri, seperti menteri di Era Orde Baru yaitu Menteri Abdul Latief, dan Mantan Gubernur DKI Sutiyoso, Putri Presiden Soeharto Siti Hardiyanti Rukmana yang akrab di sapa Mba Tutut. Terakhir Eky juga melukis Menteri BUMN Erick Tohir.

Tak hanya Pejabat, Eky juga pernah melukis pesanan kalangan selebriti seperti Diani Pungky, Doyok, Basuki, dan Dorce Gamalama.

“Kalau Wali Kota Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sudah seringkali saya lukis. Bahkan lukisan perjalanan Bima Arya selama menjabat Wali Kota Bogor sudah saya tuangkan dalam sebuah lukisan,” kata Eky Tjiu saat ditemui tim Lead.co.id di pedestrian Kebun Raya Bogor, pada Kamis (27/4/2023).

Ingin Ketemu Jokowi

Tak hanya itu, Eky Tjiu sudah banyak melukis aktivitas Presiden Joko Widodo selama berkediaman di Istana Kepresidenan Bogor. Dia juga mengaku ingin bertemu dengan Presiden yang akrab disapa Jokowi itu.

“Sengaja ini untuk kenang kenangan Pak Jokowi selama tinggal di Kota Bogor Saya pelukis yang tinggal di Kota Bogor ingin mempersembahkan lukisan untuk Pak Jokowi sebelum berakhir masa jabatannya sebagai Presiden RI,” ungkapnya.

Eky memohon kepada Presiden Jokowi untuk berkenan berkunjung ke lokasi mangkal tempat melukis di Jalan Ir H. Djuanda samping Kantor Pos Bogor.

“Pak Jokowi tinggal di Istana Bogor lokasinya tidak jauh dari tempat saya melukis. Setiap hari saya melukis di pedestrian Kebun Raya Bogor samping Kantor Post,” ungkapnya.

Eky melukis di jalanan sejak tahun 1984. Sebelum Tunggak di Bogor ia melukis di Jakarta. Setelah mempersunting istri di Bogor kemudian menetap di Bogor untuk mencari nafkah Melukis adalah salah satu aktivitas kesehariannya, meski demikian Eky Tjiu tetap mementingkan keluarganya.

Awalnya saya bisa menjadi seorang pelukis karena hobi.Saya ini pelukis otodidak, kata pria yang bertempat tinggal di Paledang Bogor Tengah ini

Eky berkisah awal mulanya ia bisa sampai di Kota Hujan. Melukis itu hoby saya sejak sekolah , ia menapaki karir profesional dengan jenjang akademik dimulai dari kampus IKJ.(Institut Kesenian Jakarta)

Bapak 7 anak ini dulunya selain pelukis, juga diperbantukan sebagai honoris di IKJ Jurusan Seni Lukis. Ia tidak hanya menggeluti lukisan aliran sketsa atau karikatur, tetapi juga menerima orderan sesuai selera pemesan lukisan.

Lukisan yang ia jual harganya bervariasi sesuai dengan bentuk dan modal yang dipakai untuk membuat lukisan tersebut.Ya kalau lukisan wajah biasa saja harganya antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu Sedangkan lukisan lainnya seperti panorama dijual mulai harga diatas satu juta hingga dua jutaan.

Cuaca Kota Bogor yang sering hujan membuat usaha pelukis jalanan seperti dirinya kadang tak menentu. Oleh karena itu, para pelukis ini memiliki harapan kepada Pemerintah agar tersedia tempat untuk menyalurkan kreatifitasnya didunia melukis.

Hasil yang ia dapat dari melukis untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan membeli barang-barang untuk melukis.Ya begini kerja saya setiap hari hanya melukis pungkasnya.

Exit mobile version