BOGOR (Lead.co.id) – Festival Alun-Alun Bogor 2024, sebuah perayaan yang menggabungkan keindahan seni, sastra, Budaya, Ekonomi Kreatif, dan industri pariwisata lokal. Kegiatan itu digelar di Alun-Alun Kota Bogor, pada Sabtu, 30 November 2024.
Ketua Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra, Herie Matahari menyatakan, Festival Alun-Alun Bogor bertujuan untuk memperkuat posisi Kota Bogor sebagai destinasi pariwisata unggulan dengan menampilkan keanekaragaman seni dan budaya yang dimiliki.
Selain itu, festival ini juga menjadi platform penting bagi pelaku Seniman, Budayawan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), produk ekonomi kreatif (ekraf) serta potensi pariwisata untuk memamerkan karya-karya terbaik mereka kepada publik yang lebih luas.
Rangkaian acara yang akan digelar meliput Pertunjukan Sastra serta Seni Tradisional dan Modern: Menyajikan seni, sasatra, tarian, musik, dan pertunjukan dari berbagai Komunitas Seni, Sanggar di Bogor, Pasar Kreatif Menampilkan Produk-produk ekraf lokal seperti kerajinan tangan, fashion, dan kuliner khas Bogor.
Lanjut Herie Matahari, Festival Alun-Alun Bogor adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendukung perkembangan seni, sastra, budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata di kota ini.
“Kami berharap melalui festival ini, karya-karya seniman dan ekraf Bogor dapat semakin dikenal dan Kota Bogor dihargai sebagai kota yang kaya akan warisan budaya dan kreativitas. Kami memiliki Tujuan agar tahun 2025 Pemkot Bogor bersama Rumah Kreatif Keboen Sastra bersinergi menyediakan untuk berekspresi,” harap dia
Hal tersebut, menurutnya, juga berkaitan dengan meningkatkan kesejahteraan Musisi jalanan dan para pelaku seni Kota Bogor karena musisi jalanan dan para Pelaku seni juga menjadi salah satu cermin positif pariwisata modern.
Selain memberikan hiburan, Festival Alun-Alun Bogor juga berdampak positif pada aspek sosial dengan mempererat hubungan masyarakat dan komunitas. Karena, momen itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan merayakan keberagaman budaya yang ada.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Dian Herdiawan menjelaskan, dalam festival Alun-Alun ini banyak penampilan dari kesenian dan kebudayaan berbagai daerah Bogor dan sekitarnya.
Festival alun-alun ini juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ekonomi kreatif sehingga mendapatkan penghasilan bagi masyarakat dari Bogor. Kemudian juga sektor Perindustrian kreatif juga terus maju berkembang sehingga produk kreasi dan inovasi dari Warga Bogor dapat menjadi daya tarik untuk terjual.
Adapun yang terlibat dalam Festifal 2024 perguruan silat Putra saung panca cimande, Mapag SMK gang Aut, SDN Bubulak, SMK Pariwisata, Kelompok musikalisasi puisi SMA Rimba Madya Bogor SMA 1 Ciomas, SMA 6 kota Bogor SMA 4 kota Bogor,Tulang Bajing, Sanggar Edas.

