Site icon LEAD.co.id

FP BUMN Nilai DPR RI Dapil Madura Tidak Bawa Aspirasi Warga

FOTO. Ketua Milenial Mitra Polisi, Romadhon Jasn

LEAD.co.id | Ketua Forum Peduli Badan Usaha Milik Negara (FP BUMN), Romadhon Jasn menilai pemerintah telah gagal dalam menangani Swasembada (usaha mencukupi kebutuhan sendiri, beras dan sebagainya) pangan, sehingga harus melakukan impor beras, garam dan lainnya.

Menurutnya, Madura sebagai daerah yang menghasilkan garam terbesar sangat dirugikan dengan kebijakan pemerintah ini.

“Jelas ini sangat merugikan dan menyakiti perasaan dari petani garam di Madura dengan adanya kebijakan untuk melakukan impor,” sampainya di Jakarta (09/05/21).

Dirinya menambahkan, Anggota DPR RI Dapil Madura, khususnya yang bermitra pada sektor ini dianggap gagal. Serta mengajak untuk tidak memilih kembali wakilnya pada pemilihan legislatif mendatang.

“Seharusnya DPRD RI yang terpilih dari dapil XI Jawa Timur menyampaikan aspirasi masyarakat, sehingga perlu sampaikan mereka yang mewakili kita gagal dalam menjaga kedaulatan daerah Madura sebagai penghasil garam. Oleh karena itu, masyarakat madura tidak perlu memilihnya kembali pada pemilu mendatang,” Tegas Madon (sapaannya).

Reporter : Hasan
Editor : Aru Prayogi

Exit mobile version