RIAU (LEAD.co.id) – Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau yang diagendakan berlangsung pada 27-29 Desember 2021 sempat diwarnai kericuhan.
Sebelumnya, kegiatan yang di buka Bupati Kabupaten Pelalawan, H. Zukri di dampingi Wakil Bupati, Nasaruddin serta Ketua KNPI Riau berlangsung di Gedung Laksana Mangkudiraja Pangakalan Kerinci.
Musda ke-V KNPI Pelalawan yang bertemakan “Pemuda Bersatu Pelalawan Maju” dan mengusung hastag #MusdaGembira#.
Kericuhan yang terjadi pada arena pelaksanaan Musda Ke-V KNPI Pelalawan ini mengharuskan sidang di skors dan dilanjutkan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tengku Pangeran.
Ketua panitia (OC) Musda Musda Ke-V KNPI Pelalawan, Jaka Endang sampaikan permintaan maafnya kepada peserta musda atas molornya acara musda.
“Banyak kemoloran juga dikarenakan registrasi Organisasi Kepemudaan (OKP) yang mendaftar banyak/ ganda. Sehingga harus diselesaikan di tingkat SC.l,” sampainya.
Sebelumnya, peserta Musda Ke-V KNPI Pelalawan di ikuti 59 dari 60 OKP yang mendaftar dan diputuskan 6 PK KNPI dari 12 PK KNPI.
“Alhamdulillah setelah menjalani banyak proses tahapan akhirnya KNPI Pelalawan membuahkan hasil, dengan melahirkan pemimpin baru,” tambahnya.
Imustiar, S. IP yang terpilih secara aklamasi sebagai ketua KNPI Pelalawan dinyatakan sah memimpin pada periode 2021-2024.
“Selaku manusia yang tak lepas dan luput dari salah dan khilaf saya selaku panitia mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam pelaksanaan musda V KNPI Pelalawan,” pungkas Jaka yang juga mantan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB).
Kontributor : Permana
Editor : Aru Prayogi

