Site icon LEAD.co.id

Getol Promosikan Produk Lokal, Mas Tamam: Uang Tidak Lari ke Luar Daerah

PAMEKASAN, (LEAD.co.id) – Potensi daerah menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat. Mempromosikan potensi daerah baik produk UMKM hingga potensi wisata menjadi kewajiban pemerintah dalam memberikan jaminan keberlangsungan hidup dan kesejahteraan warganya sebagaimana yang tertual dalam butir-butir Pancasila.

Menjawab atas kewajibannya sebagai seorang pemimpin, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam getol mempromosikan potensi daerah yang dipimpinnya. Selain terus mengupayakan terealisasinya lima program prioritas yang tertuang dalam janji politiknya selama menjabat sebagai pemimpin Pamekasan.

Ikhtiarnya untuk mempromosikan produk UMKM misalnya, Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut tidak sebatas mengajak masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk mencintai produk lokal, namun ia juag memberi contoh kepada mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, bupati yang sangat energik itu tidak malu memakai produk Pamekasan dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan tingkat nasional yang bersinggungan langsung dengan pejabat luar daerah. Seperti memakai sepatu batik, baju batik, odeng batik, dan lain-lain.

“Ini bentuk komitmen kami untuk mengangkat perekonomian masyarakat Pamekasan melalui potensi yang ada. Karena Pamekasan saat ini banyak produk yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar,” ungkapnya.

Di sektor ekonomi, sejak kepemimpinannya, terdapat banyak usaha baru di tengah-tengah masyarakat yang tumbuh hasil program wirausaha baru (WUB). Dari program ini, banyak lahir pengusaha-pengusaha baru dengan beragam produk yang dimiliki seperti sepatu, sandal, bahkan sarung batik pun ada.

Keberpihakan bupati Mas Tamam membela para pelaku usaha kecil juga dibuktikan dengan adanya kebijakan kepada para ASN untuk membeli sepatu batik yang dapat digunakan setiap hari kerja sebagai upaya mempromosikan produk Pamekasan kepada khalayak yang secara otomatis dapat mengangkat ekonomi perajin.

Tidak hanya itu, bupati murah senyum ini mewajibkan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menggunakan konsumsi dari produk UMKM Pamekasan dalam setiap rapat dan kegiatannya agar anggaran pendapatan asli daerah (APBD) bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.

“Kalau kita berbelanja produk warga Pamekasan, maka uang kita tidak lari ke luar daerah. Sehingga masyarakat Pamekasan sejahtera,” tandasnya.

Dia mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Pamekasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar Pamekasan mampu berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

“Siapapun bupatinya, ayo bangun dan jaga Pamekasan ini, bukan untuk saya, tetapi untuk anak-anak kita nanti. Kalau Pamekasan maju, kita ikut bangga,” pungkasnya.

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version