LEAD.co.id | Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) meminta adanya evaluasi di tubuh Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor atas banyaknya permasalahan yang terjadi, terutama soal pelayanan.
Wakil Ketua 1 Kopma GPII Bogor, Ahmad Fajrul mengatakan bahwa, sangat banyak masyarakat yang mengeluhkan berbagai macam persoalan terkait Perumda Tirta Pakuan. Masalah yang dikeluhakan tersebut diantaranya kenaikan tarif.
“Sampai saat ini masih sangat banyak keluhan masyarakat, mulai dari air yang sering mati dan kotor, padahal air tentunya sangat dibutuhkan bagi masyarakat,” ujar Faiz sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2020).
Kenaikan tarif tersebut dimaksudkan untuk peningkatan pelayanan pelanggan dan kelancaran operasional Perumda Tirta Pakuan. Namun, lanjut Faiz, patut dipertanyakan, sejak kenaikan tarif tersebut apa saja peningkatan yang dilakukan Perumda Tirta Pakuan, mengingat masih banyaknya keluhan dari masyarakat.
Oleh karena itu, lanjut Faiz, Perumda Tirta Pakuan harus terbuka kepada publik terkait hasil evaluasi selama 2 tahun kenaikan tarif ini.
“Sampaikan apa yang menjadi capaian baik maupun hal yang belum tuntas dan menjadi evaluasi,” ungkapnya.

