BOGOR (Lead.co.id) – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) melaksanakan Groundbreaking Revitalisasi Pasar Jambu Dua yang disaksikan oleh Wali Kota Bogor, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Forkopimda, pada Senin (12/6/2023).
Dalam sambutannya, Direktur Utama Perumda PPJ, Muzzakir mengungkapkan, pelaksanaan pembangunan Pasar Jambu Dua sedikit tertunda dari target bulan November 2023. Hal itu karena pihaknya harus menyelesaikan sengketa hukum hingga proses Perda di DPRD.
“Target kami saat kami dilantik dulu jadi direksi kita, mencanangkan akan merevitalisasi kurang lebih 8 pasar yang ada di kota Bogor,” kata Muzakkir.
Namun dia bersyukur, pada tanggal 18 Oktober 2022, Perda penyertaan modal pemerintah kepada Perumda PPJ telah selesai. Karena itu pihaknya langsung cepat dalam proses revitalisasi empat pasar yang ada di Kota Bogor.
“Alhamdulillah lagi berproses ada empat pasar, pasar tanah baru sudah selesai insyaallah bulan ini bisa diresmikan oleh bapak Wali Kota, pasar pamoyanan lagi on progres mungkin di bulan Oktober,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap, pada akhir periode kepemimpinannya, apa yang ditargetkan bisa selesai. Namun, di depan anggota DPRD, pihaknya meminta untuk tidak dikaitkan dengan politik.
“Izin Bu Anita ini jangan dikaitkan ke politik kami waktunya yang tersedia hanya di 2023 fokus kami untuk membangun Pasar,” ujarnya.
Usai direvitalisasi, menurutnya, Pasar Jambu Dua akan menampung kurang lebih 1141 pedagang yang berasal dari gabungan dari pasar esisting Pasar Jambu Dua, pemindahan dari Pasar Bogor jadi kurang lebih ada 800 pedagang.
“Jadi nantinya jambu dua ini akan jadi pasar pangan atau pasar basah kota Bogor terbesar. Tapi tata kelolanya akan kita buat mirip dengan pasar bersih. Kedepan juga harapan kami juga menjadi kawasan ekonomi khusus karena ini akan ada penunjang dari Mall Jambu Dua di tambah dengan pasar,
Walaupun, menurutnya lagi, masih sedikit ada sengketa mengenai akses masuk masih di portal oleh Mall Jambu Dua, dimana harapan warga masyarakat portal ini bisa di buka untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.
“Dan dalam kesempatan ini juga saya ucapkan terima kasih ke Pak. Aji yang menghibahkan 3 Minggu. Pak Aji menghibahkan lahannya ke kota Bogor jadi yang tadi nya kita jalan keluar sempit, insya Allah ke depan bisa dua jalan,” tandasnya.

