Guncang Pamijahan, Aliansi BEM se-Bogor Sulap Desa Pasarean Jadi Kampung Ramadhan

oleh -124 views

BOGOR (Lead.co.id) – Aliansi BEM se-Bogor kembali menunjukkan taji pengabdiannya. Tak sekadar lantang di mimbar orasi, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi ini turun ke akar rumput melalui aksi nyata bertajuk #KampungRamadhan. Kegiatan yang berlangsung pada 13–16 Maret 2026 ini memusatkan seluruh energinya di Kampung Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
​
Berkolaborasi dengan pemuda setempat yang tergabung dalam Prismada (Pemuda Remaja Islam Masjid Darussa’adah), Aliansi BEM se-Bogor membawa misi besar: menebar solusi konkret di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap menjepit ekonomi warga saat bulan suci.

​Sentuhan Ekonomi hingga Spiritual
​Program #KampungRamadhan hadir sebagai paket lengkap pengabdian. Di sektor ekonomi, mahasiswa menghadirkan Pasar Sembako Murah bersubsidi yang menyediakan 400 paket MBG (Minyak, Beras, Gula) melalui sistem kupon. Tak hanya itu, 15 tenda Bazar Ramadhan berdiri megah selama empat hari, menjadi motor penggerak bagi UMKM lokal dan mahasiswa untuk menjajakan produk kreatif serta takjil.

Baca :  Tunjangan DPRD Kabupaten Bogor Mencengangkan, Mahasiswa Tuntut Evaluasi Fundamental

​”Kami tidak ingin Ramadhan hanya menjadi ritual menahan lapar. Kami ingin hadir sebagai jawaban atas keresahan warga, terutama soal harga bahan pokok yang merangkak naik,” ujar salah satu panitia pelaksana di lokasi.

​Aksi kemanusiaan juga terpancar kuat melalui pembagian lebih dari 700 kg beras kepada warga prasejahtera, serta penyaluran 100 Mushaf Al-Qur’an tajwid kepada para santri penghafal Quran di Ma’had Darul Hijrah. Puncak haru terjadi saat sesi santunan dan buka puasa bersama anak yatim yang dihadiri oleh para kiai dan tokoh masyarakat setempat.

Baca :  Peringati Hari HAM, BEM Se-Bogor Gelar Aksi Simbolik di Kampus UNB

​Suara Perubahan dari Koordinator Aliansi
​Koordinator Aliansi BEM se-Bogor, Indra Mahfuzhi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pengejawantahan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang paling murni, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

​”Mahasiswa bukan hanya agen perubahan di atas kertas, tapi harus menjadi aktor yang hadir langsung di tengah keringat rakyat. Melalui #KampungRamadhan, kami ingin merajut kembali solidaritas sosial. Kami ingin memastikan bahwa di bulan yang suci ini, tidak ada saudara kita di pelosok Bogor yang merasa berjuang sendirian menghadapi tantangan ekonomi,” tegas Indra Mahfuzhi Koordinator Aliansi BEM se-Bogor

​Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan pemuda desa (Prismada) adalah kunci keberhasilan acara ini. “Ini adalah sinergi berkelanjutan. Kami ingin membuktikan bahwa kekuatan intelektual mahasiswa jika disatukan dengan semangat pemuda desa, akan menghasilkan dampak luar biasa bagi pembangunan daerah,” lanjutnya.

Baca :  Sinergi Emas di Hulu Bogor, Aliansi BEM se-Bogor Raya Gelar Aksi Gerakan Penghijauan

​Rangkaian Kegiatan yang Variatif
​Selama empat hari, suasana Desa Pasarean berubah menjadi pusat edukasi dan religi melalui:

  • ​KAMAR (Kajian Malam Ramadhan): Forum diskusi santai pasca-tarawih yang membedah literasi kepemudaan.
  • ​Tausiah Ramadhan: Tabligh Akbar sebagai ajang siraman rohani bagi warga luas.
  • ​Berbagi Takjil: Aksi turun ke jalan membagikan ratusan paket berbuka bagi para musafir di titik strategis.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh elemen mahasiswa di Indonesia untuk terus konsisten melakukan aksi-aksi kerakyatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat