BOGOR (Lead.co.id) – Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir memaparkan sejumlah capaian selama 4 tahun terakhir dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) BUMD tersebut yang ke-14.
Dalam kegiatan itu, Muzakkir mengaku telah berhasil menyelesaikan sebagian besar sengketa hukum sejumlah pasar di Kota Bogor terkait masalah alas hak, penyertaan modal, dan lainnya.
“Alhamdulillah 85 persen masalah hukum berhasil diselesaikan dalam 3 tahun,” sebut Muzakkir saat HUT Perumda PPJ ke-14, di Blok F, Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor, pada Senin (17/7/2023).
Pihaknya mengaku berhasil mengalihkan Pasar Induk TU Kemang yang sudah 14 tahun tidak bisa diambil alih Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pasar itu berperan penting karena sebagai sumber penjualan bahan pokok.
Dia juga mengklaim pasar itu sudah dua tahun berhasil dikelola dengan sangat baik. Menurutnya, saat Hak Guna Bangunan (HGB) pasar tersebut selesai, maka akan direvitalisasi pada tahun 2025 mendatang.
Selain itu, pihaknya juga telah menguasakan penerapan Cash Management System (CMS) di pasar supaya service charge tidak disetor ke karyawan, melainkan lewat perbankan.
“Selain itu kami pun membuat para pedagang Bankable sehingga di saat mereka aktif saat itu mereka bisa meminjam uang ke bank,” tambah dia.
Meski begitu, kata dia, sederet pekerjaan rumah juga sedang menanti akibat proyek revitalisasi pasar yang menumpuk, diantaranya revitalisasi Pasar Jambu Dua, Pasar Sukasari, Pasar Tanah Baru, Pasar Pamoyanan, dan Pasar Merdeka.
Dia pun menyatakan tengah mengeksekusi tahapan yang sudah direncanakan. Saat ini, progres Pasar Jambu Dua sudah berada di tahap pembangunan dengan besaran progres 10 persen, Pasar Sukasari tengah dalam proses pembongkaran dan akan dilanjutkan dengan pembangunan.
Sementara itu Pasar Tanah Baru akan diresmikan Bulan Agustus mendatang, Pasar Pamoyanan sudah berjalan sebanyak 30 persen atau setara 4 bulan lagi bakal diresmikan. Begitu juga dengan tahap perencanaan Pasar Merdeka yang menurutnya saat ini dalam kondisi kumuh.
“Mohon maaf, pasar kami belum terlalu baik. Namun kami berusaha untuk bisa dituntaskan,” kata Muzakkir.

