Ikuti Mukernas II, DPC SI Kota Bogor Berjuang di Jalur Dakwah Ekonomi

oleh -226 views
Subhan Murtadla, SI Kota Bogor
Ketua SI Kota Bogor, Subhan Murtadla

JAKARTA (Lead.co.id) — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus berjuang di jalur dakwah ekonomi umat, melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Syarikat Islam, yang berlangsung pada 4–6 November 2025 di Jakarta.

Kegiatan nasional itu menghadirkan berbagai tokoh nasional dari unsur pemerintahan, ulama, dan pemikir ekonomi Islam, serta seluruh pengurus Syarikat Islam se-Indonesia. Hadir dalam pembukaan antara lain Dr. K.H. Muhammad Sodikun, M.E., H. Ahmad Farial, S.E., Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. (Presiden PP/LT SI), serta Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. (Menteri Agama RI).

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI) turut memberikan Studi General dalam sesi pembukaan.

Dakwah Ekonomi sebagai Arus Utama
Ketua DPC Syarikat Islam Kota Bogor, Subhan Murtadla, S.Ag., M.E., menegaskan bahwa, perjuangan Syarikat Islam tidak hanya dalam ranah dakwah spiritual, tetapi juga dakwah ekonomi yang membebaskan umat dari ketergantungan dan ketimpangan sosial.

Baca :  SI Kota Bogor Jalin Kerja Sama Pelestarian Durian Rancamaya

“Gerakan dakwah Syarikat Islam hari ini harus menjawab tantangan ekonomi modern. Kami di Bogor berkomitmen membangun koperasi, UMKM, dan jaringan usaha umat yang menjadi pondasi kemandirian ekonomi rakyat. Ini adalah wujud nyata ajaran Tjokroaminoto dalam konteks kekinian,” ujarnya.

Subhan juga menyampaikan bahwa kehadiran DPC SI Kota Bogor dalam Mukernas ini bertujuan memperkuat sinergi antar daerah serta mendorong pembentukan Koperasi Syarikat Islam di tingkat kota dan kabupaten.

Hidupkan Semangat Cokroaminoto
Dalam pembekalan pertama Sidang Pleno II, Sekjen DPP Syarikat Islam/Menteri Koperasi dan UKM RI, Dr. Ferry J. Juliantono, S.E.Ak., M.Si., menyampaikan bahwa semangat Cokroaminoto dalam berkoperasi menjadi landasan gerakan ekonomi Islam di Indonesia.

“Cokroaminoto melihat koperasi sebagai solusi strategis untuk melawan penindasan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Prinsip koperasi sejalan dengan nilai-nilai Islam: keadilan, kebersamaan, dan tolong-menolong dalam ekonomi umat,” ujar Ferry.

Baca :  Pesan dari Laweyan: Kongres Nasional ke-41 Syarikat Islam

Dia menegaskan dukungan penuh terhadap Syarikat Islam untuk memperkuat koperasi berbasis desa dan kelurahan, sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto untuk membesarkan kembali gerakan koperasi sebagai perwujudan ekonomi Pancasila dan ekonomi konstitusi.

“Kami sedang membangun 80 ribu lebih Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, agar ekonomi rakyat bangkit, sebagaimana dulu dilakukan para pendiri Sarekat Dagang Islam,” tambahnya.

Pemikiran Ekonomi dan Kebangsaan
Dalam rangkaian Mukernas II, hadir pula pembicara dari berbagai kementerian dan tokoh nasional: Sudarjono, B.Eng., M.M., MBA – Wamen Pertanian RI, membahas Strategi Mewujudkan Petani Maju dan Sejahtera.

Ir. Ahmad Riza Patria, MBA – Wamendes PDTT RI, membahas Kemandirian Desa dalam Menumbuhkan Kekuatan Ekonomi Kerakyatan.
Dr. Fadli Zon, M.Sc. dan N. Syamsudin Ch. Haesy membawakan materi Diseminasi Komunikasi Budaya dalam Gerakan Islam.

Baca :  Pengajian Bulanan, Wanita SI se-Jawa Barat Kumpul di Kota Bogor

Dr. Purbaya Yudhi Sadewa dan Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D. – membahas Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2026.
Dr. Redha Manthovani – Jaksa Tinggi Bidang Ekonomi, menyampaikan Peran Kejaksaan dalam Pengawasan Program Ekonomi Pemerintah.

Bogor Siap Jadi Pusat Dakwah Ekonomi
Dalam penutupan hari kedua, Subhan Murtadla kembali menegaskan bahwa Bogor siap menjadi pusat gerakan dakwah ekonomi Syarikat Islam.

“Kami membawa semangat ‘Bogor Bangkit Bersama Umat’. Dakwah ekonomi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari umat — di pasar, koperasi, dan lembaga usaha kecil. Di situlah ruh perjuangan Syarikat Islam hidup,” tegasnya.

Mukernas II Syarikat Islam berlangsung selama tiga hari, 4–6 November 2025, dengan tema besar: “Aktivasi Dakwah Ekonomi untuk Kemandirian Umat dan Kedaulatan Bangsa.”

Kegiatan tersebut ditutup dengan sidang pleno ke-X dan arahan akhir dari Presiden PP/LT Syarikat Islam Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H.