Site icon LEAD.co.id

IPSI Gelar Bogor Pencak Silat Seni Tradisi seri ke-2

BOGOR (Lead.co.id) – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor menggelar Festival “Bogor Pencak Silat Seni Tradisi” seri ke-2 Piala Dispora, di Gor Pajajaran, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, pada Sabtu (22/10/2022).

Festival itu sebagai langkah para calon atlet muda Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dalam seri ke-2 itu diikuti oleh sebanyak 53 peserta dari Paguron maupun pelajar se-Kota Bogor.

“Sebagai langkah seleksi serta pembinaan bagi calon-calon atlet muda yang akan mewakili di kancah setingkat Jawa Barat,” kata Ketua Panitia Festival Pencak Silat Seni Tradisi, Agung Nurrohman.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim yang diikuti oleh 15 Kontingan utusan Paguron maupun perwakilan Sekolah. Setiap peserta diwajibkan domisili atau memiliki identitas tinggal di Kota Bogor.

Usai membuka Festival, Dedie Rachim menyampaikan bahwa, ajang kompetisi pencak silat ini terfokus dengan keindahan dan gerak, terlebih IPSI Kota Bogor menjadi bagian dalam kontingen di Porprov Jabar.

“Kami juga memberikan motivasi bagi para atlet yang akan bertanding dalam ajang Porprov nanti di Subang, agar target 90 medali emas kontingen Kota Bogor bisa terwujud,” ujar Dedie.

Ketua Umum IPSI Kota Bogor, Subono Widoyoko menjelaskan, ajang Festival Pencak Silat Seni Tradisi ini diawali dengan aduan dari para pelaku seni budaya yang mempertanyakan, “kenapa yang memiliki jalur prestasi (Japres) hanya jalur pencak silat tanding saja?”.

“Makanya Festival ini diadakan sebagai jawaban dan keluh kesah dari teman-teman yang mengembangkan seni dan budaya di Kota Bogor,” tambah Subono.

Atas permohonan itu, Subono menyambut dengan perhelatan Festival Pencak Silat Seni Tradisi yang akan dimasukkan ke dalam Japres. Persoalan itu juga telah dikonsultasikan dengan Dispora dan Disdik Kota Bogor.

“Nah yang paling membanggakan adalah keikutsertaan dalam ajang ini anak dan ibu warga negara Jepang, orang Jepang saja mau melestarikan pencak silat, kenapa kita gak?,” pungkasnya.

Exit mobile version