Site icon LEAD.co.id

Iran dan Irak Bahas Masalah Bilateral hingga Persatuan Syiah-Sunni

Iran, Irak, Bilateral, Persatuan, Syiah, Sunni

Pertemuan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan delegasi Irak Fuad Hussein. [Foto: FNA]

LEAD.co.id | Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan mitranya dari Irak Fuad Hussein membahas berbagai masalah melalui saluran telepon, pada Sabtu sore (17/10/2020). Mereka membahas masalah hubungan bilateral hingga persatuan Syiah – Sunni.

“Saat ini, kami menganggap persatuan dan interaksi di antara berbagai sekte, termasuk Syiah dan Sunni sebagai prinsip utama,” kata Presiden Iran Hassan Rouhani kepada delegasi Irak, seperti dikutip Kantor Berita Fars (FNA).

FNA melaporkan, kedua negara ini sedang membahas berbagai masalah terkait dengan hubungan antara Teheran dan Baghdad, khususnya kunjungan baru-baru ini oleh delegasi Irak, Hussein untuk membahas kesepakatan kedua belah pihak.

Dalam pertemuannya saat itu, Zarif dan Hussein mengulas cara-cara menggalang gotong royong di berbagai bidang. Diplomat tinggi Irak yang berkunjung itu berunding dengan pejabat Iran lainnya mengenai kesepakatan yang ditandatangani selama kunjungan Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi baru-baru ini ke Teheran.

Dalam pertemuannya dengan Hussein, Presiden Rouhani mengatakan bahwa, kehadiran angkatan bersenjata Amerika membuat kawasan itu tidak stabil dan berbahaya bagi keamanannya.

“Mencoba untuk mengusir AS dari kawasan itu adalah tugas semua negara di kawasan itu,” Rouhani, menambahkan, “Kami menganggap apa yang telah disetujui parlemen Irak dalam hal ini sebagai langkah positif.”

Rouhani juga menegaskan bahwa, pihaknya berdiri di samping pemerintah Irak dan rakyat untuk membantu menyebarkan persatuan dan solidaritas Irak. “Kami selalu mendukung rakyat dan pemerintah Irak di berbagai titik, dan contoh terbaik adalah selama serangan teroris ISIS di negara itu,” tegasnya.

Sementara itu, Hussein juga menyampaikan salam hangat dari presiden Irak dan perdana menteri kepada Rouhani dan mengapresiasi Iran atas bantuannya kepada rakyat Irak.

Dia menyoroti konsolidasi lebih lanjut dari hubungan bilateral, membuka dasar untuk implementasi perjanjian yang ditandatangani sebelumnya oleh Baghdad dan Teheran, dan mempersiapkan Sungai Arvand untuk pengembangan pertukaran perdagangan sebagai tujuan perjalanannya ke Teheran.

Editor: Aru Prayogi
Sumber: Fars news Agency

Exit mobile version