BOGOR (Lead.co.id) – Tampaknya menjadi langkah yang sangat positif, baik untuk pembinaan fisik maupun mental para santri. Dengan menanamkan nilai-nilai disiplin dan menjaga kesehatan melalui olahraga silat, program ini sejalan dengan moto pondok yang menekankan pada kekuatan, akhlak mulia, kecerdasan, serta keberanian.
Kolaborasi antara organisasi keluarga besar persilatan Tjimande dan pondok pesantren akan semakin memperkuat tradisi budaya leluhur serta berpotensi melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan.
Program latihan pencak silat yang beralamat di Pondok Pesantren Thoyyibah Putri Jl. Batu Hulung No 58, RT 03 / RW 01, Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
KH Drs Nahrowi Nafis, M.A sebagai pemimpin pondok mengatakan, program latihan Pacak silat ini baru dua bulan berjalan.
Dirinya juga menegaskan pentingnya kegiatan tersebut. Pasalnya, tidak hanya sebagai latihan fisik, tetapi juga sebagai cara untuk menjaga warisan budaya lokal yang berharga agar tetap hidup di tengah modernisasi.
“Upaya ini juga menjadi daya tarik tersendiri yang mungkin akan menarik lebih banyak santri ke pondok pesantren tersebut, sekaligus mempromosikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia yang tetap relevan,” ujarnya.

