Jalanan Rusak, Pemda Bogor Jangan Diam Saja

0

LEAD.co.id – Masyarakat yang tinggal di daerah Rumpin, Gunung sindur dan Parung panjang merasa resah dengan kondisi lingkungan mereka yang sering dilalui truk-truk besar.

Pasalnya kondisi jalan menjadi rusak parah sehingga mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan dan masyarakat rentan terkena penyakit Ispa karena kondisi lingkungan yang tidak baik.

Salah seorang masyarakat Rumpin, Latif mengatakan hampir seluruh masyarakat rumpin, Parung panjang dan Gunung Sindur menolak truk-truk pertambangan yang melintasi kawasan mereka.

“Saya mewakili masyarakat Rumpin, Gunung sindur dan Parung panjang menolak daerah kami di jadikan sebagai akses keluar masuk truk truk pertambangan karena sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya kepada Wartawan, Minggu (20/1/2019).

Baca :  Bupati Baddrut Tamam Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Ia melanjutkan, banyaknya truk yang lalu lalang menyebabkan keresahan bagi masyarakat karena debu-debu yang berasal dari truk itu sampai banyak warga yang terkena penyakit ISPA, serta banyaknya kecelakaan yang terjadi, terhitung juli 2018 sampai saat ini sudah 12 orang tewas akibat kecelakaan yang bermula dari truk-truk itu, sampai hampir semua jalanan menjadi rusak.

“Kasihan masyarakat kalau terus begini, disini kami sangat merasa resah dan ingin pemerintah segera menyelesaikan ini semua ” ungkapnya

Latif menambahkan, masyarakat butuh udara bersih agar bisa hidup sehat, jalanan semuanya rusak, udara jadi kotor dan banyak juga kecelakaan pemerintah jangan diam saja.

Baca :  Karangtaruna Cigudeg dan Pjs Desa Ajak Sukseskan Pesta Demokrasi Desa

“Kami sudah melakukan berbagai tindakan untuk berusaha meminimalisir itu semua, mulai dari aksi dari tahun-tahun lalu, membuat portal agar truk-truk beroprasi sesuai jam nya, tapi apalah daya tuntutan kami pun tak pernah di dengar,” tambah latif.

Ia melanjutkan, pihaknya beserta masyarakat menuntut pemerintah untuk menyelasaikan permasalahan ini, bahkan menutup pertambangan yang tidak memiliki ijin, dan bermasalah dalam Amdal.

“Kami akan terus berjuang agar permasalahan ini segera di selesaikan pemerintah,” pungkasnya. (MIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here