Kampanye Politik Membludak, Mengusik Kenyamanan Masyarakat

oleh -281 views

BOGOR (Lead.co.id) – Tahun 2024 merupakan tahun politik bagi Caleg, Capres dan Cawapres yang gencar melakukan kampanye partai mereka sehingga disekitar kita banyak terdapat baliho, poster dan bendera partai yang terpasang dimana-mana. Hal itu membuat kenyamanan masyarakat terganggu.

Peristiwa lima tahunan ini kerap menghiasi lingkungan dengan alat peraga kampanye politik yang dipasang sembarangan. Hampir disetiap tempat terpasang bendera politik, poster, stiker, baliho bergambar caleg, capres dan cawapres.

Ada yang dipasang di fasilitas umum seperti trotoar,  kendaraan umum, bahkan rumah pribadi warga pun menjadi sasaran.

Baca :  Kampanye Pilkades Leuwimalang, Bunyamin Disambut Ribuan Warga

Dilansir dari akun Instagram @haluccy, bendera partai politik yang dipasang sembarangan membuat sepasang kakek nenek mengalami kecelakaan.

Tak hanya itu, selain penempatan yang sembarangan, dan tidak teratur merusak estetika serta melanggar ketentuan penempatan di fasilitas publik yang berakhir menjadi polusi visual.

Alat peraga kampanye politik juga kerap dipasang di pohon, padahal kegiatan ini termasuk melanggar aturan Perda Nomor 2 tahun 2019. Penting diketahui bahwa pemasangannya harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Peraturan terkait pemasangan baliho caleg, capres dan cawapres dapat ditemukan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023.

Baca :  Jaga Kondusifitas, KPU Kota Bogor Atur Tempat Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Agar kampanye politik tidak merugikan kenyamanan masyarakat, perlu kesadaran bersama untuk mentaati peraturan penempatan alat peraga kampanye yang telah ditetapkan oleh KPU. Pemasangan baliho, poster, dan bendera sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan lingkungan dan fasilitas umum. Selain itu, ajak seluruh pihak untuk menghormati aturan Perda Nomor 2 tahun 2019 terkait pemasangan di pohon. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menjalani proses politik dengan tetap menjaga estetika dan kenyamanan bersama.

Penulis: Davina Syelma R, Farah Zanuba, Fariz Halis Fadilah, Kandita Aulia Putri, Tia Aivarra.