BOGOR (Lead.co.id) – Hotel The Mirah Kota Bogor mengalami kebakaran, pada Sabtu (4/6/2022). Diduga, kebakaran terjadi akibat korseting kabel listrik hingga mengeluarkan api di atas plafon.
Sejumlah karyawan dan tamu hotel panik karena dikejutkan asap hitam yang membumbung tinggi. Akibat itu, salah seorang siswi PKL atas nama Caca Sutiana (17) mengalami sesak nafas.
Kebakaran itu tidak terdeteksi oleh sprinkle atau alarm karena dipasang di bawah plafon. Hal itu mengakibatkan alat tersebut tidak bisa bekerja secara maksimal.
“Asap hitam berasal dari plafon. Ada kabel terbakar dari plafon lantai satu. Api begitu cepat menjalar ke ruang makan,” ujar Kepala BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas, pada Minggu (5/6/2022).
Pihak Damkar menerjunkan lima Unit mobil pemadam untuk menjinakkan api yang terus melahap bangunan hotel. Setibanya di lokasi kebakaran, lantai satu telah dikepung asap hitam pekat.
Berdasar hasil pengecekan petugas, alat deteksi kebakaran seperti alarm di hotel tersebut tidak berfungsi. Karena, menurut Theo, sumber api berada di atas Plafon, sedangkan alarm dipasang di bawahnya.
“Alarm dipasang di bawah plafon sedangkan yang terjadi kebakaran di atas plapon,” ungkap dia.
“Diduga ada kabel telanjang hingga terjadi korseting asap keluar membumbung tinggi dengan cepat merembet kemana mana. Alhamdulillah Api dapat dipadamkan,” imbuh dia.
Dia menjelaskan, api di plafon terus merembet dan semakin besar. Plafon tidak kuat menahan beban hingga beberapa plafon ambruk kemudian api semakin membesar.
“Setelah plafon jatuh ke bawah, karena tak tahan plafon yang terbakar dan semakin rapuh akibat terbakar yang menjalar dengan cepat dan api telah berhasil dipadamkan,” ujar Theo.

