BOGOR (LEAD.co.id) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor kembali melaksanakan Bina Ormas, di Bumi Katulampa Resort, Kecamatan Bogor Timur, pada Senin (22/11/2021). Kegiatan ini dalam rangka mengajak Ormas untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi di Kota Bogor.
Kegiatan yang bertema “Mandiri, Partisipatif, dan Bermartabat” ini dihadiri oleh perwakilan 75 Ormas yang ada di Kota Bogor. Kepala Kesbangpol Kota Bogor, Dadang Sugiarta secara resmi membuka acara tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini sebagai Narasumber, diantaranya Kepala Disnaker Kota Bogor Elia Buntang, Ketua komisi 1 DPRD Anita Primasari Mongan, Bappeda Kota Bogor, Dinas Koperasi dan UKM serta Direktur Usaid Madani.
Taufik Rahman dari Kesbangpol Kota Bogor mengatakan, kegiatan Bina Ormas yang ke 8 ini mengundang divisi pendidikan dan pelatihan (diklat) dan lingkungan. Sedangkan untuk kegiatan yang 9, pihaknya akan mengundang pemuda pemudi Ormas agar paham tujuan dan tupoksi, untuk apa Ormas itu didirikan.
Kesbangpol Kota Bogor, kata dia, juga telah melauncing Buku Saku ke-ormasan yang didalamnya terdapat aturan tentang ke-ormasan. Hal itu agar memahami aturan tentang Ormas sehingga tidak berbenturan dengan Peraturan Daerah (Perda)
“Ada aturan aturan tentang keormasan, tujuan ormas, sanksi sanksi ormas. Di situ diatur dalam perundang-undangan dan sudah ada Perda No 1 Tentang Ketertiban,” ungkap Taufik.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Bogor, Elia Buntang memandang perlu adanya pemberdayaan bersama-sama terhadap organisasi kemasyarakatan (Ormas). Menurutnya, hal yang paling penting yaitu perlunya dilibatkan dalam hal ketenaga-kerjaan.
“Karena kalau saya melihat, potensi yang ada di Ormas ini sangat besar dan justru yang harus kita lanjutkan kedepannya yaitu tentang skill nya yang memang harus ada pembinaan,” ungkapnya.
Terkait itu, dirinya mengajak kepada setiap Ormas untuk sharring atau konsultasi ke Balai Latihan Kerja (BLK) dibawah naungan Disnaker. Menurutnya, BLK tidak hanya melakukan pelatihan saja, tapi justru penyelesaian dan penyelarasan tentang tenaga kerja.
“Di dalam internal Ormas, tentu ada yang memiliki lahan usaha atau insdustri, nah di sinilah peran pentingnya melibatkan keormasan tentunya, tinggal kita siapkan bentuk pelatihannya apa yang dibutuhkan,” jelasnya.
Sementara itu, Anita Primasari Mongan dari DPRD Kota Bogor mengaku senang dengan adanya kegiatan Bina Ormas yang diprakarsai oleh Kesbangpol Kota Bogor. Karena, dalam kegiatan ini, bisa memberikan masukan dan saran dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, politik, serta pertahanan dan keamanan.
“Hal ini tentunya bisa membantu Pemerintahan dalam pembangunan berkelanjutan, karena sejauh ini kami melihat progres pembinaan ormas sudah dijalankan dengan baik meskipun memang belum 100 persen,” kata Politisi Demokrat ini.
Anita berharap, Ormas bisa jauh lebih mandiri, bisa memberikan kontribusi bagi Pemerintah, serta partisipatif. Dia juga meminta untuk memberdayakan semua potensi yang ada untuk menjadi lebih bermartabat dan lebih terhormat.
“Saya berpesan mari kita berdayakan semua potensi yang ada, jauh lebih bermartabat dan lebih terhormat. Dan saya melihat akhir-akhir ini semakin kondusif dan lebih baik lagi,” pungkasnya.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

