LEAD.co.id | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor menggelar kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Negara bagi Masyarakat, di Meeting Room Emerald 1 Permata Hotel, Jl. Pajajaran No 35, Kota Bogor, Rabu (19/2/2020).
Kegiatan bertema “Penguatan Karakter dan Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Pelajar Dalam Rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini dibuka oleh Istri Walikota Bogor Yane Ardian yang didampingi Yanti Rachim istri Wakil Walikota, Kepala Kesbangpol Drs Dadang Sugiarta, M.Si, Polresta Kota Bogor sebagai pembicara, Kader TP PKK, Pola Asuh Anak Dan Remaja (PAAR )TP PKK serta puluhan generasi muda dari Rumah Kebangsaan.
Kepala Kesbangpol Kota Bogor Drs. Dadang Sugiarta, M.Si menyampaikan, pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Ideologi bagi Masyarakat ini peserta mayoritas dari ibu-ibu PKK tahun 2020 tingkat Kota Bogor untuk memberikan pemahaman dan penguatan yang lebih dalam.
“Guna memberikan pemahaman terkait wawasan kebangsaan salah satunya tentang bela negara, yang notabene kaum laki-laki yang sering terjun langsung. Disamping itu juga untuk penguatan kapasitas bagi Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) TP PKK Kota Bogor dalam rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” ucapnya.
Narasumber dalam kegiatan ini dari pihak kepolisian yaitu Bripka Dyah Saraswati yang menjabat sebagai Basatnarkoba Polresta Kota Bogor turut mengapresiasi dan sangat antusias bisa diberikan waktu untuk memberikan materi dan penyuluhan.
“Inilah salah satu alat dan kegiatan sebagai motivasi kita untuk membantu dalam pencegahan kenakalan remaja baik tawuran maupun penggunaan narkoba, apalagi pesertanya didominasi dari kaum ibu-ibu yang secara personal bisa lebih mudah dalam menyentuh anak-anaknya,” ungkapnya.
Ketika waktu belajar disekolah sangat minim hanya 8 jam proses belajar menurut Dyah, disinilah peran keluarga dan masyarakat yang sangat mempengaruhi setiap prilaku anak dalam pergaulannya.
“Para orang tua tentunya harus lebih respek dan teliti, ketika anak bermain dan bergaul harus banyak memantau. Karena biasanya anak-anak akan lebih nurut dan terkesan mengikuti ajakan dari temannya dari pada orang tuanya itu sendiri,” Pungkas Dyah.
Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

