Site icon LEAD.co.id

Kesbangpol Kota Bogor Gelar Bina Ormas Fokus Perempuan

Kesbangpol Kota Bogor, Bina Ormas, Fokus Perempuan

BOGOR (LEAD.co.id) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor melaksanakan kegiatan “Bina Ormas” dengan tema “Mandiri Partisipatif dan Bermartabat Bersama Membangun Bangsa”, di Bumi Katulampa Convention Resort, Kecamatan Bogor Timur, pada Senin (15/11/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari perwakilan Ormas yang didominasi kaum perempuan. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kesbangpol Kota Bogor Dadang Sugiarta, anggota DPRD Atty Somaddikarya, Sekdis PPPA Ana Ismawati, perwakilan Bank Kota Bogor, dan Direktur Yayasan Metamorfosis.

Kabid Poldagri dan Ormas Badan
Kesbangpol Kota Bogor, Abdul Hakim menyampaikan, kegiatan ini difokuskan untuk divisi pemberdayaan perempuan yang diagendakan sampai akhir Desember ini sebanyak 10 kali.

“Kita undang sejumlah Ormas dengan didatangkan khusus divisi perempuannya. Alhamdulillah kurang lebih 75 persen yang hadir pesertanya kaum hawa,” ungkap Hakim.

Dia memaparkan, pembekalan materi yang disampaikan pada kegiatan kali ini lebih ke fungsi wanita ketika bergabung di sebuah organisasi kemasyarakatan (Ormas). Pasalnya, di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat sekalipun, harus terwakili kaum perempuan minimal 30 persen.

“Peran seorang perempuan ternyata sangat dibutuhkan baik di dalam sebuah keluarga, dengan kata lain seorang ibu bisa memberikan kasih sayang bagi anak-anaknya. Sedangkan dalam ruang lingkup sebuah organisasi tentunya harus bisa memberikan kontribusi yang berarti dalam semua bidang,” ungkapnya.

Abdul Rachmat Saleh, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) menyikapi kegiatan ini dengan positif dan bisa dijadikan lokomotif baru. Karena, kata dia, memang baru pertama kalinya di Jawa Barat dilaksanakan Bina Ormas seperti ini.

Menurutnya, ending dari pembinaan Ormas adalah pada pemberdayaan kemandirian dan penguatan organisasi. Dia mencontohkan, dengan menurunkan relawan Covid-19, bisa dijadikan potensi bagi pemerintah yang tidak mungkin turun sendiri tanpa ada bantuan dari masyarakat.

Rachmat berharap, ke depan ada forum tersendiri antar Ormas untuk dibuat kerja sama antar ormas di berbagi bidang. Karena, banyak potensi yang bisa digali menuju usaha kemandirian dari masing-masing Ormas.

“Potensi yang harus kita gali yaitu usaha kemandirian yang edukatif, inovatif dan yang lainnya itu ada di sebuah wadah Ormas. Maka dari itu, membangun sebuah Ormas pasti ada tujuan yang positif, guna memperkuat baik secara internal maupun eksternal,” tandas Rachmat.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version