LEAD.co.id | Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cabang Pamekasan, Fathiyatul Jannah, meminta kader baru Pimpinan Komisariat (PK) Pondok Pesantren Taman Sari mengenali paham Ahlussunah waljamaah (Aswaja) An-Nahdliyah, Sabtu (29/08/2020).
Hal ini disampaikan saat memberikan motivasi pada kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama- Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Taman Sari disela-sela acara Masa Kestiaan Anggota (Makesta) sekaligus Pelantikan PK Taman Sari di Aula Ponpes setempat, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.
“Kader-kader IPPNU harus bisa menjaga dan mengenalkan ASWAJA An nahdliyah di kalangan pelajar khususnya di Taman sari. Agar paham-paham yang berbau radikal bisa di minimalisir,” katanya.
Mantan Ketum IPPNU PAC Galis itu berharap, kader IPNU-IPPNU Taman Sari menjadi tonggak keberadaan NU 10 tahun yang akan datang.
Selain itu, masih kata Fatim, harus bisa menjaga eksistensi IPNU-IPPNU. “Karena keberadaan INU untuk 10 tahun kedepan akan ditentukan oleh kalian.” Ungkap mantan ketua PAC IPPNU Galis itu.
Pada momentum Makesta kali ini, para peserta diharapkan untuk mengikuti proses pembelajaran tanpa ada yang tertinggal satu materi pun.
“Bersungguh-sungguhlah dalam mengikuti materi di Makesta ini, agar nantinya lahir generasi-generasi penerus yang tangguh, hebat dan militan,” tegas dia.
Reporter: Moh Hasanuddin
Editor: Aru Prayogi

