BOGOR (Lead.co.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor telah menerima penyerahan Kirab Pemilu 2024 di Balai Kota Bogor, pada Senin, 6 November 2024. Kegiatan tersebut akan berlangsung sampai tanggal 12 November 2023.
Selanjutnya, Kirab dimulai dengan pawai yang melewati enam Kecamatan di Kota Bogor. Iring iringan kendaraan tersebut berkeliling sepanjang 32 Km usai penandatanganan deklarasi damai.
“Kirab Pemilu hari ini digelar setelah penandatanganan deklarasi damai, kita akan pawai keliling Kota Bogor sepanjang 32 Km,” kata Ketua KPU Kota Bogor Samsudin kepada awak media.
Pawai Kirab Pemilu itu dimulai dari Balai Kota Bogor di Jalan Ir Juanda lalu menuju Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Warung Jambu, Jl Pajajaran hingga Simpang Sukasari. Kirab Pemilu 2024 juga dilanjutkan ke kawasan Empang, Pancasan, Gunungbatu hingga Simpang Bubulak.
“Rute di Kota Bogor yang pasti akan melewati enam Kecamatan di Kota Bogor, dari Balai Kota ke Warung Jambu, kemudian arah Jalan Padjajaran sampai Baranangsiang. Kemudian bergeser k arah BTM, Pancasan, Bogor Barat kemudian arah Bubulak, kemudian ke arah Jalan Sholeh Iskandar, kemudian kembali ke Warung Jambu dan titik terakhir ke kantor KPU Kota Bogor,” ujar Samsudin.
Kirab Pemilu 2024 dengan diawali penandatanganan deklarasi pemilu damai. Deklarasi dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, bersama jajaran Forkopimda Kota Bogor, Dandim 0621 Kota Bogor Kolonel Inf Fikri Ferdian, Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso, Ketua DPRD Kota Bogor, Ketua KPU Kota Bogor, Ketua Bawaslu Kota Bogor, Kajari Kota Bogor dan perwakilan ketua Partai.
“Kita akan laksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada perempuan, kepada disabilitas, kepada anak muda. Kita juga bekerja sama dengan KNPI Kota Bogor, melaksanakan semua tahapan kegiatan sosialisasi Pemilu 2024,” ungkapnya.
“Selanjutnya, kami akan kirimkan kirab Kota Bogor ke Kabupaten Bogor pada 13 November 2023,” tambah Samsudin.
Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim menjelaskan, saat ini dukungan dari pemerintah daerah sudah ada dengan alokasi anggaran dana cadangan pemilu sebesar Rp 71 miliar.
Dengan anggaran tersebut, Dedie berharap nantinya akan membawa manfaat bagi penyelenggara Pemilu dalam pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Untuk kondusifitas wilayah juga terus berkolaborasi dengan TNI Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar kedamaian dan kesejukan wilayah tetap terjaga,” katanya.
Pemerintah kota Bogor juga meningkatkan kolaborasi kerjasama semua unsur kewilayahan kecamatan dan kelurahan terutama dalam mengantisipasi bencana yang bisa saja menjadi ancaman saat Pemilu berlangsung sehingga semua aspek dapat diperhitungkan.

