Kolaborasi Tangani Sampah Plastik, Pasar Jambu Dua Jadi Percontohan

oleh -290 views

BOGOR (Lead.co.id) – Kolaborasi dengan World Wildlife Fund for Nature (WWF) dalam pengolahan sampah plastik, Pasar Jambu Dua di bawah Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) siap menjadi pasar percontohan di Indonesia.

Manager Keamanan Kebersihan Ketertiban (K3) Perumda PPJ Dedi Suharto mengatakan, bahwa beberapa hari lalu, pihaknya menerima kunjungan dari WWF ke Pasar Jambu Dua.

Dia menjelaskan, bahwa WWF merupakan salah satu NGO atau badan dunia yang fokus dalam menangani penyelamatan lingkungan, salah satunya programnya pengurangan sampah plastik.

Hal itu, kata dia beriringan dengan keinginan Perumda PPJ untuk, bisa memiliki tempat sampah terpadu di kawasan pasar yang representatif juga memenuhi berbagai syarat serta dapat dukungan dari pemerintah dan WWF.

Baca :  Tukarkan Sampah Plastik Jadi Pulsa di Mall BTM Kota Bogor

“Kita berkolaborasi dengan WWF dalam pengurangan sampah plastik, jadi mereka mensurvei lokasi sesuai ajuan Perumda Pasar Pakuan Jaya. Mereka akan membangun infrastruktur pengelolaan sampah di Pasar Jambu Dua,” kata Dedi, pada Rabu (15/3/2023).

Dedi juga mengatakan, didalam program plastik smart city, mereka cenderung fokus ke dalam penanganan sampah plastik yang didalam konsep mereka apabila Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) terwujud maka akan menjadi percontohan.

“Karena hingga saat ini belum ada TPS3R yang berlokasi di pasar,” ungkapnya.

Dalam kolaborasi tersebut,
kedepan akan lakukan pelatihan proses pemilahan hingga pengolahan sampah di dampingi oleh pihak WWF. “Jadi, dari pedagang sampah-sampah itu sudah harus terpilah antara yang organik dan non organik, terutama sampah plastik,” tuturnya.

Baca :  Idul Adha: Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

Kemudian lanjut dia, nanti dilokasi TPS-nya akan di buatkan area untuk pengolahan sampah organik dan non organik. Endingnya sampah kotor tersebut diolah menjadi sampah ekonomis.

Terakhir Dedi mengatakan, karena pasar itu sangat erat kaitannya dengan produksi sampah, baik sampah organik maupun non organik, makan melalui kerjasama ini bisa memberikan kontribusi terhadap kebersihan lingkungan.

“Semoga melalui kolaborasi ini, kita bisa berkontribusi terhadap penilaian kebersihan lingkungan di Kota Bogor dalam Adipura, Pasar SNI atau Pasar Juara di kota Bogor,” tandas dia.

Sementara itu Kepala Unit Pasar Jambu Dua Aji Firdaus mengaku sangat mendukung kerjasama tersebut, karena tujuan WWF ini kan membuat pengelolaan sampah merupakan salah satu hal yang sangat baik.

Baca :  Kota Bogor Dapat Penghargaan Daerah Tertib Ukur dan Sertifikat SNI untuk Pasar Jambu Dua

“Insya Allah ke depan kita memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu pertama di pasar di Indonesia. Saya harap Pasar Jambu Dua mejadi pasar percontohan terutama dalam hal pengelolaan sampah agar pasar-pasar lain bisa mengikuti, dan kita bisa menjadi juara pasar SNI di Indonesia,” pungkasnya.