Site icon LEAD.co.id

Konflik dengan Al-Irsyad, Sekolah At-Taufiq Diambil-alih Pemkot Bogor

Konflik, Al-Irsyad, Pemkot Bogor, KBM, Sekolah At-Taufiq, At-Taufiq

BOGOR (LEAD.co.id) – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memutuskan untuk mengambil alih pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) SD dan SMP At-Taufiq karena konflik dengan Al-Irsyad tidak bisa didamaikan.

Keputusan itu disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya di Sekolah At-Taufiq, Jalan Cimanggu Permai, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Selasa (16/11/2021).

Konflik antara Yayasan Islamic Center At Taufiq Kota Bogor dengan Yayasan Al Irsyad – Al Islamiyah Kota Bogor ini berawal dari penguasaan lahan. Masing-masing pihak tetap mengklaim memiki hak penguasaan tanah wakaf tersebut.

Sebelumnya, Pemkot Bogor telah memediasi kedua belah pihak yang berkonflik. Bima mengatakan, telah melakukan komunikasi baik formal maupun informal kepada kedua pihak dalam upaya mencari titik temu penyelesaian konflik.

“Pemerintah kota melalui dinas pendidikan telah melakukan proses komunikasi, memfasilitasi dan memediasi antara Al-Irsyad dan At-Taufiq,” kata Bima di sekolah At Taufiq, pada Selasa lalu (9/11).

Tampaknya, dalam mediasi konflik tersebut tidak menemui titik temu, tidak ada kesepakatan untuk islah atau damai dari kedua belah pihak. Karenanya, Pemkot Bogor memutuskan untuk mengambil alih pelaksanaan KBM Sekolah At-Taufiq.

Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi mengungkapkan, sebelum mengambil kebijakan pengambil-alihan, pihaknya terlebih dahulu berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

“Tujuannya cuma satu, untuk menyelamatkan KBM agar para siswa jangan sampai terganggu atas permasalahan yang dihadapi sekolahnya,” ungkap dia.

Dalam kesempatan ini, Bima Arya menyampaikan dua hal, yaitu penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SD dan SMP At-Taufiq serta penghentian proses Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) sementara.

“Hari ini saya memutuskan Dinas Pendidikan untuk menunjuk Kepala Sekolah SD dan SMP karena sampai kemarin tidak tercapai islah kedua pihak,” kata Bima Arya.

Disdik Kota Bogor mulai hari ini hingga 6 bulan ke depan menunjuk Kepala Seksi Kurikulum SMP, Ahmad Furqon sebagai Plt Kepala SMP At-Taufiq dan Pengawas SD, Herlina sebagai Plt SD At-Taufiq. Keduanya diminta untuk fokus memastikan pelaksanaan KBM tetap kondusif.

Terkait hal teknis, dia menyerahkan kepada kedua Plt Kepala Sekolah. Dengan pengambil-alihan tersebut, proses KBM di SD dan SMP At-Taufiq akan kembali berjalan mulai Rabu (17/11).

Hal lain yang diputuskan Bima Arya adalah penghentian proses Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB), mengingat kondisi yang masih belum pasti. Kebijakan itu berlaku hingga ada proses kepastian, baik dalam hukum maupun kesepakatan dari kedua belah pihak.

Hanafi berharap, dalam enam bulan masa tugas Plt, ada kepastian penyelesaian dari kedua pihak sebelum waktu yang ditentukan, sehingga semua kegiatan berjalan seperti biasa.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Prokompim

Exit mobile version