BOGOR (Lead.co.id) – Departemen Sosial dan Lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Pakuan (FH UNPAK) mengadakan bedah film dokumenter bertajuk “Pulau Plastik”, di pelataran Banpres, pada Jum’at, 6 Oktober 2023.
Tujuan diadakannya bedah film Pulau Plastik itu untuk mensosialisasikan dan menghimbau agar para mahasiswa bisa mengurangi pengunaan bahan plastik. Sejumlah mahasiswa FH UNPAK tampak bergabung untuk menonton film dokumenter tersebut.
Dalam film dokumenter ini dijelaskan bahwa, sampah plastik ini bukan hanya bahaya untuk lingkungan tetapi berbahaya juga untuk manusia. Dari 25 feses yang dites ada 13 feses yang mengandung mikroplastik, bukan hanya itu ternyata sampah plastik ini bukan hanya berasal dari Indonesia saja tetapi berasal dari Amerika, Eropa,dan Jepang.
“Kedepanya mungkin Departemen Sosial dan Lingkungan ini bisa melakukan langkah-langkah konkrit dalam mengurangi sampah plastik di Fakultas Hukum ini,” ujar Fahri Fadillah selaku Ketua BEM FH UNPAK.
“Departemen Sosial dan Lingkungan juga kedepanya akan melakukan kajian-kajian dan sosialiasi tentang sampah mikroplastik ini agar mahasiswa fakultas hukum sadar bahaya tentang sampah mikroplastik serta Departemen Sosial dan Lingkungan akan melakukan aksi nyata nantinya untuk mengurangi sampah plastik ini,” ujar Rakha Elwansyah salah satu anggota Departemen Sosial dan Lingkungan.
Prospek kedepanya Departemen Sosial dan Lingkungan ini akan lebih menggalakkan lagi sosialisasi tentang bahaya sampah plastik ini. Lalu Departemen Sosial dan Lingkungan nantinya akan mengadakan agenda “HUKUM TANPA PLASTIK” yaitu gerakan untuk mengajak para mahasiswa untuk tidak membawa botol plastik dan sebagai gantinya menghimbau untuk para mahasiswa untuk menggunakan tumbler.





