Lestarikan Alam, KKN UNPI Cianjur Gandeng Perangkat Desa Neglasari Gelar Bebersih Sungai

oleh -443 views
FOTO. Sejumlah peserta bersih-bersih sungai tengah mendengar arahan kegiatan (27/08/2023)

CIANJUR (LEAD.co.id) | Mahasiswa Universitas Putera indonesia (UNPI) Cianjur yang tergabung dalam Kelompok 8 Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Perangkat Desa Neglasari, Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum, Koramil 0608-11/Bojongpicung, Damkar, Mapala, Sispala, dan Komunitas Pegiat Lingkungan lainnya lakukan bersih-bersih sungai yang menjadi titik banjir di Bojongpicung beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai karena dapat berdampak pada aliran sungai ini menjadi perhatian khususnya.

Jimron selaku Dansub 3 sektor 10 menyampaikan, aktivitas bersoh-bersih sungai ini tidak akan selesai dalam sekali, sehingga perlu dilakukan secara berkala dan konsisten.

Baca :  Pembangunan RTLH Kodim 0608, 70% Batako Menggunakan Limbah Plastik

“Kegiatan positif ini harus terus dilakukan bersama-sama dengan masyarakat, saya juga menghimbau masyrakat tidak membuang kembali sampah ke sungai,” sampai Jimron yang juga menjabat Satgas Citarum Harum, Minggu (27/08/2023).

Ditempat yang sama, Ketua pelaksana sekaligus ketua Kelompok 8 KKN UNPI memberikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut terlibat dalam kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemantik untuk setiap elemen masyarakat supaya lebih peka terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai kembali,” harap Bisri.

Baca :  Dandim 0608 Cianjur & Klinik Harapan Sehat Bangun Kembali RTLH Dengan Batako dari Limbah Plastik

Dirinya menambahkan, akan berkoordinasi dengan aparatur setempat agar kegiatan seperti ini terus dilanjutkan meskipun masa KKN telah berakhir.

“Kegiatan ini harus dilaksanakan kembali sekurang-kurangnya satu minggu kedepan sekaligus evaluasi, karena masih banyak sampah yang belum bisa diangkut terkendala dengan mobil operasional dan waktu pengangkutan sampahnya. Berdasarkan jadwal KKN ini minggu terakhir kami berada di Desa Neglasari selebihnya menjadi tanggung jawab Pihak Pemdes,” tutupnya.

Diketahui aliran sungai di wilayah Bojong Picung ini bermuara di Cisokan, sehingga perlu menjadi perhatian masyarakat yang berdampingan dengan sungai agar tidak menyumbat aliran sungai sehingga dapat berdampak pada banjir akibat sampah rumah tangga.

Baca :  TMMD Ke-170, Warga Bahu Membahu Selesaikan Pembangunan

Kontibutor : Ricky
Editor : Aru Prayogi