Site icon LEAD.co.id

Mahfud MD: Pluralisme adalah Kesadaran akan Keberagaman

Menko Polhukam, Mahfud MD, Pluralisme, Kesadaran, Keberagaman

Menko Polhukam, Moh. Mahfud MD saat berpidato pada acara Executive Gathering Kementerian Keuangan 2020, Jakarta, Jumat (17/1/2020)

JAKARTA (LEAD.co.id) – Pluralisme adalah kesadaran akan keberagaman sebagai fithrah yang kemudian melahirkan sikap toleran. Hal itu disampaikan oleh Menko Polhukam pada acara Executive Gathering Kementerian Keuangan 2020, Jakarta, pada Jumat (17/1/2020).

Dalam pidato pada acara tersebut, Menko Polhukam, Moh. Mahfud MD mengungkapkan bahwa, Indonesia adalah laboratorium pluralisme karena kemajemukan yang dipersatukan mencakup ribuan pulau dengan berbagai kekayaan alam (geografi) serta manusia dengan berbagai ikatan primodial dan budayanya (demografi).

Indonesia adalah negara yang dipersatukan dengan ideologi. Namun demikian lanjutnya, masih ada yang mempersoalkan eksistensi ideologi karena dianggap ingkar janji.

“Tetapi kita mempunyai ideologi Pancasila yang berfungsi sebagai pemersatu dalam keberbedaan untuk mencapai tujuan bersama,” kata Mahfud seperti dirilis akun twitter resmi Kemenko Polhukam.

Lebih lanjut dia menjelaskan, fakta bersatu dalam keberbedaan itu sering disebut Pluralisme, dan Pluralisme sering disalahpahami dengan mengartikannya bahwa semua agama benar.

“Pluralisme adalah kesadaran akan keberagaman sebagai fithrah yang kemudian melahirkan sikap toleran,” tegasnya.

Menko Polhukam juga mengatakan, Indonesia merdeka sebagai negara dan bangsa yang diikat oleh ideologi seperti yang tertuang dalam 4 tujuan nasional negara dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

“Tujuan negara kita ada 4, yang diawali dengan ‘melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia’ yang bisa diartikan menjaga keutuhan ideologi dan teritori,” terangnya. (Red)

Exit mobile version