LEAD.co.id | DPD Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor mengapresiasi kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat (Jabar) yang akan diselenggarakan di Kota Bogor pada tanggal 25-26 Agustus 2020, bertempat di Kota Bogor.
“Rakorda KNPI yang akan digelar nanti, harus dapat menguak setiap problem dan memberikan solusi setiap permasalahan yang ada di Jawa Barat,” kata Ferga Aziz, Wakil Ketua DPD Mapancas Kota Bogor kepada Redaksi LEAD.co.id, Minggu (23/8/2020).
Dia berharap, melalui agenda tersebut menjadi wadah untuk mempromosikan semua potensi baik destinasi budaya, ekonomi dan pariwisata Kota Bogor di kancah Provinsi dan Nasional. Hal itu agar bisa menarik investor guna membangun Daerah Kota Bogor.
Informasi yang diterima tim LEAD.co.id, DPD KNPI Kota Bogor pada kesempatan ini ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan Rakorda KNPI Jabar tahun 2020. Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri oleh Ketua KNPI Jabar, dan Wali Kota Bogor sebagai pembuka acara yang dilaksanakan di Hotel Salak, pada hari Selasa (25/8) jam 17:00 WIB.
Ketua KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana Muhammad menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan Rakorda KNPI Jabar yang ketiga kalinya, melanjutkan Rakorda sebelumnya yang di gelar di Sukabumi dan Pangandaran.
Menurutnya, pada Rakorda kali ini, yang menjadi pembahasan penting yaitu bagaimana merevitalisasi Koperasi Pemuda sebagai antisipasi dampak pandemi Covid-19 yang l berimbas pada perekonomian. Oleh karenanya, lanjut dia, sudah semestinya anak anak muda berpikir tentang kekuatan Koperasi untuk menguatkan perekonomian.
“Mudah mudahan ini menjadi cikal bakal terbentuknya ‘Koperasi Pemuda’ di wilayah Jawa Barat,” harap Bagus Maulana melalui keterangan pers, Senin (24/8/2020).
Selain itu, selaku tuan rumah, pihaknya juga akan mempromosikan produk produk UMKM andalan Kota Bogor serta destinasi destinasi wisata yang ada di Kota Bogor. Hal itu untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam meningkatkan perekonomian masyarakat yang melekat pada sektor Pariwisata dan UMKM.

