LEAD.co.id | Pemberlakuan Ganjil Genap pada Jum’at hingga Minggu di Kota Bogor mendapat dukungan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Menurut Abdul Rachmat Saleh selaku Ketua MDMC Kota Bogor menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di nilai menunjukan konsistensi dan upaya dalam menekan penyebaran Covid-19.
“Ini bentuk keseriusan Pemkot dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bogor dan jelas kami akan terus dukung,” sampainya kepada Lead.co.id (11/02/21).
Dirinya menambahkan, sebelumnya Pemkot Bogor melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar Berbasis Mikro Komunitas (PSBBMK) hingga membentuk polisi dan pos ditiap tingkatan RW.
“Pemberlakuan PSBBMK harus didukung oleh semua masyarakat dengan cara 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak) agar penularan Covid-19 di Kota Bogor dapat melandai bahkan kembali ke zona hijau,” tambahnya.
Perlu diketahui, MDMC merupakan lembaga dari Muhammadiyah yang terfokus pada penanganan kebencanaan lokal hingga nasional. Serta telah memberikan kontribusi pada penaggulangan bencana di Indonesia dengan jumlah anggotanya yang mencapai 2 juta orang di seluruh daerah.
Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

